SEC dan CFTC Rilis Panduan Regulasi Baru: Sebagian Besar Aset Kripto Bukan Efek

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) secara bersama-sama menerbitkan panduan regulasi sebanyak 68 halaman pada 18 Maret 2026, menyatakan bahwa sebagian besar aset digital bukanlah sekuritas. Ketua SEC Paul Atkins mengatakan panduan ini menjelaskan bagaimana hukum sekuritas federal berlaku untuk aset kripto, dengan memperkenalkan sistem klasifikasi yang mencakup stablecoin, komoditas digital, dan alat digital. Dokumen ini merinci kapan aset non-sekuritas mungkin diperlakukan sebagai sekuritas, termasuk dalam penambangan, staking, dan airdrop. Panduan ini memengaruhi perdebatan antara sekuritas versus komoditas dan membawa kejelasan bagi pasar likuiditas dan kripto. Posisi ini mewakili perubahan dari kepemimpinan SEC sebelumnya.

Odaily Planet Daily melaporkan bahwa pada hari Selasa, Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) secara bersama-sama merilis panduan regulasi baru sepanjang 68 halaman, yang secara jelas menyatakan bahwa sebagian besar aset digital bukanlah sekuritas, bertujuan untuk menyediakan kerangka regulasi yang lebih jelas bagi pasar.

Ketua SEC Paul Atkins mengatakan di Washington DC Blockchain Summit: "Kami bukan lagi 'Komisi Sekuritas dan Segala Hal'." Ia menunjukkan bahwa panduan interpretatif ini akan membantu peserta pasar memahami lebih jelas bagaimana hukum sekuritas federal berlaku untuk aset kripto.

Panduan baru mengusulkan sistem klasifikasi aset kripto yang mencakup kategori-kategori seperti stablecoin, digital commodities, dan "digital tools", serta menunjukkan bahwa aset-aset ini biasanya tidak dianggap sebagai sekuritas. Dokumen tersebut juga menjelaskan dalam kondisi apa aset kripto yang bukan sekuritas dapat diklasifikasikan sebagai sekuritas, serta memberikan penjelasan mengenai penerapan hukum sekuritas terhadap aktivitas seperti penambangan, protocol staking, dan airdrop.

Posisi regulasi ini berbeda tajam dengan sikap lembaga regulasi Amerika sebelumnya. Pada masa pemerintahan Biden, mantan Ketua SEC Gary Gensler pernah beberapa kali menyatakan bahwa sebagian besar aset kripto termasuk sekuritas, serta mengambil tindakan penegakan hukum terhadap sejumlah perusahaan kripto.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.