The Seattle Times dan Newsday telah mengajukan gugatan pelanggaran hak cipta terhadap OpenAI dan Microsoft, menuduh perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan ratusan ribu artikel mereka untuk membangun produk AI tanpa izin atau kompensasi. Gugatan ini diajukan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan New York.
Surat kabar mengklaim perusahaan teknologi mengambil konten dari situs web mereka, termasuk konten di balik paywall, untuk membuat dataset pelatihan bagi model bahasa besar yang mendasari ChatGPT, Microsoft Copilot, dan Bing AI. Argumen mereka pada dasarnya sederhana: jika AI dapat menghasilkan perkiraan yang mendekati sebuah artikel, mengapa seseorang harus repot-repot mengunjungi situs web surat kabar atau membayar langganan?
Apa yang diminta oleh surat kabar
Para penggugat tidak hanya mencari ganti rugi. Mereka menginginkan ganti rugi moneter dan penghancuran dataset serta model AI yang dibangun dari konten mereka.
Keluhan tersebut menyoroti kutipan 88 kata dari liputan Seattle Times yang memenangkan Penghargaan Pulitzer mengenai Boeing 737 MAX sebagai salah satu contoh pelanggaran yang diduga. Menurut gugatan tersebut, sistem AI mampu mereproduksi bagian tersebut dalam bentuk hampir persis.
Presiden Seattle Times, Alan Fisco, mengakui bahwa keputusan untuk menggugat sulit, tetapi menjelaskannya sebagai langkah yang diperlukan untuk melindungi investasi finansial surat kabar tersebut dalam jurnalisme orisinal.
Bertambahnya jumlah gugatan media
The New York Times mengajukan gugatan berperingkat tinggi sendiri terhadap OpenAI dan Microsoft pada Desember 2023. Kemudian pada Juni 2026, sebuah koalisi yang mewakili sekitar 400 surat kabar lokal mengajukan tindakan serupa. Pengajuan The Seattle Times dan Newsday menambahkan dua nama terkemuka lagi di pihak penggugat.
Menambahkan keanehan yang tidak nyaman dalam keseluruhan peristiwa ini: pada 2024, Microsoft dan OpenAI mendanai beasiswa AI senilai $10 juta melalui Lenfest Institute yang melibatkan Seattle Times dan Newsday sebagai peserta.
Bagaimana para terdakwa merespons
OpenAI mempertahankan posisi standarnya bahwa model AI-nya dibangun menggunakan data yang tersedia secara publik dan proses pelatihan berada dalam pedoman penggunaan wajar.
Microsoft menyatakan kejutan atas gugatan yang diajukan oleh surat kabar yang bermarkas di halaman rumahnya sendiri dan menunjukkan bahwa pihaknya tetap terbuka untuk berdialog mengenai masalah ini.
