Kitao dari SBI Berjanji ¥100–200 miliar untuk IPO Ripple, Memperkirakan Daftar dalam ~12 Tahun

iconChainGPT
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
CEO SBI Holdings, Yoshitaka Kitao, mengumumkan rencana untuk berinvestasi ¥100–200 miliar di Ripple jika perusahaan tersebut mengejar IPO, dengan memperkirakan kemungkinan pencatatan pada tahun 2038. Berbicara di acara di Tokyo, Kitao, pemegang saham utama Ripple, menegaskan kembali dukungan jangka panjang SBI. Pemimpin Ripple, termasuk CEO Brad Garlinghouse, menyatakan bahwa tidak ada IPO yang segera terjadi, dengan fokus pada pertumbuhan pribadi. Perusahaan ini mengumpulkan $500 juta pada akhir 2025 dengan valuasi $40 miliar dan sedang memperluas bisnis ke layanan penitipan dan tokenisasi. Hal ini terjadi di tengah kabar terbaru tentang pencatatan di bursa dan perkembangan berita kripto yang lebih luas.

Potensi IPO Ripple kembali menjadi sorotan setelah CEO SBI Holdings, Yoshitaka Kitao, memberikan salah satu timeline jangka panjang paling jelas hingga kini dari salah satu pemegang saham utama Ripple. Berbicara di sebuah konferensi di Tokyo, Kitao — yang memimpin salah satu konglomerat keuangan terbesar di Jepang dan telah menjadi pendukung jangka panjang Ripple — mengatakan ia siap berinvestasi besar-besaran ketika (dan jika) Ripple go public. Ia menyampaikan komitmen ini dalam yen, menyatakan SBI akan mempertimbangkan untuk menanamkan ¥100 miliar hingga ¥200 miliar pada saat pencatatan — sekitar $626 juta hingga $1,25 miliar. Kitao menambahkan bahwa ia memperkirakan pencatatan publik akan terjadi dalam sekitar 12 tahun, yang berarti IPO kemungkinan akan terjadi sekitar tahun 2038. Mengapa komentar ini penting Kitao bukanlah pengamat biasa. SBI telah terkait dengan Ripple sejak 2016, berinvestasi langsung di Ripple Labs, dan bersama-sama mendirikan SBI Ripple Asia untuk menerapkan teknologi pembayaran Ripple di seluruh wilayah tersebut. SBI juga melaporkan memiliki sekitar 9% saham Ripple Labs, menjadikannya salah satu pemegang saham eksternal terbesar perusahaan tersebut. Hubungan dekat ini memberikan bobot tambahan pada timeline dan janji modal Kitao dalam komunitas XRP. Perdebatan IPO yang berkepanjangan Pembicaraan mengenai IPO Ripple telah beredar selama bertahun-tahun, terutama setelah pertikaian hukum perusahaan dengan SEC AS secara resmi berakhir pada 2025. Meski demikian, kepemimpinan Ripple berulang kali mendinginkan ekspektasi terkait IPO. CEO Brad Garlinghouse menyatakan perusahaan tidak membutuhkan pendanaan eksternal, dan Presiden Ripple Monica Long kembali menegaskan pada Januari 2026 bahwa perusahaan berencana tetap swasta, dengan merujuk pada neraca yang sehat dan ruang untuk berkembang tanpa memanfaatkan pasar publik. Kekuatan swasta Ripple Komentar-komentar tersebut selaras dengan kinerja Ripple di pasar swasta terbaru: pada akhir 2025, perusahaan mengumpulkan $500 juta dengan valuasi sekitar $40 miliar. Sejak penyelesaian dengan SEC, Ripple juga memperluas bisnisnya di luar pembayaran lintas batas ke layanan penitipan, infrastruktur stablecoin, tokenisasi aset dunia nyata, dan akuisisi strategis — semua faktor yang mengurangi tekanan segera untuk mengejar pencatatan publik. Kesimpulan Komentar Kitao menghidupkan kembali percakapan mengenai IPO, tetapi juga menyoroti kesenjangan antara harapan pemegang saham dan rencana jangka pendek manajemen. Janji modal besar dari SBI menandakan kepercayaan terhadap nilai jangka panjang Ripple, tetapi manajemen terus memprioritaskan pertumbuhan swasta — artinya pencatatan publik kemungkinan besar akan tetap menjadi prospek jangka panjang, bukan pemicu segera bagi pasar.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.