Sberbank Menjelajahi Pinjaman Berbasis Kripto di Rusia di Tengah Perkembangan Regulasi

icon币界网
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Sberbank sedang mengeksplorasi pinjaman ruble yang dijamin kripto di Rusia, sejalan dengan langkah regulasi terbaru. Wakil ketua bank mengatakan inisiatif ini sedang dalam pertimbangan, dengan koordinasi yang diperlukan. Lebih dari 160 aset digital sudah terdaftar, termasuk properti yang ditokenisasi. Model ini akan memungkinkan peminjam menggunakan Bitcoin atau Ethereum sebagai jaminan untuk pinjaman ruble, yang merupakan hal pertama bagi bank-bank Rusia. Bank Sentral Rusia baru-baru ini menyusun kerangka kerja untuk kripto, mengakui aset digital sebagai 'nilai uang' tetapi melarang pembayaran harian. Kerangka kerja ini mencakup sistem investor ganda, membatasi pedagang ritel. Pasar kripto Rusia mencapai transaksi $376 miliar dalam setahun terakhir, menjadikannya yang terbesar di Eropa. Langkah Sberbank dapat meningkatkan likuiditas tanpa memaksa pengguna menjual kripto. Regulator telah memperingatkan risiko dan volatilitas, menekankan kehati-hatian. Inisiatif ini juga dapat mendukung Upaya Pembiayaan Terorisme dengan meningkatkan pengawasan. Seiring Regulasi Pasar Aset Kripto Uni Eropa memengaruhi standar global, pendekatan Rusia mungkin menunjukkan pergeseran lebih luas dalam cara aset digital diintegrasikan ke dalam keuangan tradisional.

Menurut Bijiie, Sberbank Rusia sedang mengeksplorasi pengenalan pinjaman ruble yang dijamin kripto, yang berpotensi mengubah penggunaan aset digital dalam sistem keuangan negara tersebut. Wakil ketua bank, Anatoly Popov, mengonfirmasi kepada TASS bahwa inisiatif ini sedang dipertimbangkan, dengan menunggu koordinasi regulasi. Sberbank telah menampilkan lebih dari 160 aset digital di platformnya, termasuk properti yang dikenai token dan produk minyak. Model yang diusulkan akan memungkinkan peminjam untuk menerima pinjaman ruble sambil menggunakan kriptocurrency seperti Bitcoin atau Ethereum sebagai jaminan. Pendekatan ini mencerminkan praktik di Swiss dan sebagian Asia tetapi akan menjadi yang pertama di perbankan tradisional Rusia. Bank Sentral Rusia baru-baru ini merilis kerangka regulasi untuk transaksi kripto, mengakui aset digital sebagai 'nilai uang' tetapi melarang penggunaannya untuk pembayaran sehari-hari. Kerangka kerja ini memperkenalkan sistem investor ganda, membatasi investor ritel sambil menawarkan lebih banyak fleksibilitas bagi investor yang memenuhi syarat. Adopsi kripto di Rusia telah tumbuh pesat, dengan lebih dari 376 miliar dolar dalam transaksi yang tercatat antara Juli 2024 dan Juni 2025, menjadikannya pasar kripto terbesar di Eropa. Meskipun belum mengakui aset digital sebagai legal, penggunaan kripto di negara tersebut terus berkembang untuk perdagangan, tabungan, dan transfer lintas batas. Langkah Sberbank bisa menjadi titik balik dalam perbankan Rusia, menawarkan likuiditas tanpa memerlukan pengguna untuk menjual aset kripto mereka. Namun, regulator telah memperingatkan tentang volatilitas dan risiko, menekankan bahwa setiap peluncuran akan dilakukan secara hati-hati dan diatur secara ketat.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.