Pria Saskatoon Ditetapkan untuk Diekstradisi ke AS atas Tuntutan Peretasan Kripto Tahun 2017

iconCoinEdition
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Seorang pria dari Saskatoon telah ditahan untuk diekstradisi ke AS terkait berita kripto tahun 2017 yang berhubungan dengan kasus peretasan. Ryan Roach dan rekan terdakwa dari Ontario diduga membobol superkomputer universitas untuk menambang Electroneum, menyebabkan kerusakan senilai $337.000. Berita on-chain ini menandai langkah selanjutnya dalam proses ekstradisi, yang kini memasuki tahap menteri Kanada. Keputusan akhir diharapkan pada 4 Oktober 2026.
  • Seorang hakim King’s Bench telah menetapkan seorang pria dari Saskatoon untuk diekstradisi ke AS guna diadili atas tuduhan peretasan.
  • Pria dari Saskatoon bersekongkol dengan pria dari Ontario untuk membobol superkomputer universitas guna menambang Electroneum.
  • Kasus ini telah maju ke tahap menteri Kanada dan dapat berdampak pada kasus kejahatan siber lintas batas di masa depan.

Seorang pria dari Saskatoon bernama Ryan Roach mungkin diekstradisi ke Amerika Serikat (AS) untuk menghadapi tuduhan peretasan yang berasal dari serangan siber tahun 2017 setelah seorang hakim Saskatchewan King’s Bench memutuskan untuk menyerahkannya untuk ekstradisi pada 7 Mei 2026. Otoritas AS menduga bahwa Roach dan seorang kaki tangan dari Ontario telah menyerang tiga jaringan pendidikan, memasang malware seperti rootkit dan keylogger, serta menyebabkan kerusakan sekitar $337.000.

Pria Saskatoon Ditetapkan untuk Diekstradisi ke AS atas Tuntutan Peretasan

Menurut sumber, seorang hakim A King’s Bench di Saskatchewan telah memutuskan untuk mengekstradisi Roach ke AS untuk menghadapi tuduhan peretasan. Pada tahun 2017, Roach bersekongkol dengan seorang pria dari Ontario, Mathiew James Stubbings, untuk meretas superkomputer penelitian di lembaga pendidikan Negara Bagian New York guna mengalihkan daya komputasinya untuk menambang mata uang kripto yang tidak dikenal bernama Electroneum.

Bukti yang diajukan di pengadilan mencakup keterkaitan antara Roach dan akun email yang digunakan dalam serangan tersebut (seperti salah satu yang terdaftar atas nama “John Vega”), pembayaran untuk server Eropa yang dilakukan atas nama Roach, serta riwayat pencarian Google-nya yang menunjukkan penelitian mendalam tentang peretasan, superkomputer, penambangan mata uang kripto, eksploitasi spesifik yang terkait dengan sistem yang menjadi target, dan metode untuk menghapus log server.

Bagaimana Peretasan Penambangan Kripto yang Diduga Dilakukan

Para penyerang pertama kali melancarkan operasi dari sebuah server yang berlokasi di Eropa. Catatan pengadilan menunjukkan server tersebut dibayar menggunakan akun Gmail [email protected], yang terkait dengan Roach, dan alamat pendaftaran yang dikendalikan di bawah nama samaran “John Vega.” Setelah masuk ke dalam jaringan, pasangan tersebut diduga memperoleh akses administratif tanpa batas ke superkomputer.

Selain itu, mereka memasang perangkat lunak berbahaya canggih, termasuk rootkit untuk mempertahankan akses tersembunyi yang berkelanjutan, keylogger untuk menangkap kredensial login, dan alat tambahan yang dirancang untuk mencuri akun dan kata sandi pengguna. Otoritas AS memperkirakan serangan tersebut menyebabkan kerusakan sekitar $337.000 USD, terutama biaya untuk membangun ulang dan mengamankan superkomputer yang diserang.

Terkait: Li Xiong, Anggota Kunci Sindikat Chen Zhi, Diekstradisi ke Tiongkok

Apa Selanjutnya Saat Kasus Ini Masuk ke Fase Menteri?

Roach memberitahu pengadilan bahwa ia bekerja sama dengan Stubbings dalam urusan bisnis yang tidak terkait dan baru mengetahui tentang peretasan tersebut setelah dimulai. Ia menyatakan tidak mengetahui rencana tersebut sebelumnya dan baru mulai meneliti lembaga-lembaga serta komputasi berkinerja tinggi selama serangan untuk memahami apa yang dilakukan Stubbings.

Sementara itu, kasus ini kini memasuki fasa menterial di bawah Undang-Undang Ekstradisi Kanada. Menteri Kehakiman dan Jaksa Agung Kanada, Sean Fraser, akan memutuskan apakah akan menyerahkan Roach kepada otoritas AS. Sementara tim hukumnya mengajukan perwakilan langsung, batas waktu keputusan diperpanjang hingga 4 Oktober 2026.

Oleh karena itu, jika diekstradisi, Roach masih dapat mengajukan tinjauan yudisial atas keputusan menteri, karena di bawah pasal 44 Undang-Undang Ekstradisi, penyerahan dapat ditolak dalam beberapa keadaan terbatas, tetapi tampaknya tidak ada yang berlaku berdasarkan fakta yang dilaporkan.

Terkait: CEO Kripto Florida Didakwa dalam Kasus Penipuan $328 Juta

Disclaimer: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Artikel ini tidak merupakan nasihat keuangan atau nasihat apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan apa pun yang terkait dengan perusahaan.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.