Samsung membawa stablecoin ke dalam penggunaan sehari-hari di ponsel. Pada acara Galaxy Unpacked di London pada 22 Juli, perusahaan mengumumkan bahwa Samsung Wallet—aplikasi yang sudah digunakan untuk menyimpan kartu pembayaran, ID, kunci hotel, dan boarding pass—akan menambah dukungan asli untuk stablecoin. Samsung memberikan sedikit detail konkret: tidak ada tanggal peluncuran, tidak ada penerbit yang disebutkan, dan tidak ada pengungkapan blockchain mana yang akan digunakan oleh token tersebut. Namun, langkah ini menandai langkah signifikan menuju integrasi crypto mainstream di perangkat konsumen. “Samsung Wallet akan melampaui uang tunai dan tabungan. Akan merangkul bentuk-bentuk baru nilai digital, termasuk stablecoin,” kata Lee Dinham, manajer produk Samsung, di panggung. Ia menggambarkan kemampuan ini sebagai memungkinkan “transfer nilai digital yang cepat dan terpercaya,” serta menempatkan Samsung sebagai salah satu merek smartphone utama pertama yang menawarkan stablecoin asli di perangkat genggam. Stablecoin adalah token crypto yang dirancang untuk mempertahankan nilai stabil—biasanya dipatok 1:1 terhadap dolar AS—dengan didukung oleh uang tunai atau utang pemerintah jangka pendek. Presentasi Samsung mencakup mockup yang menunjukkan USDC dari Circle (stablecoin terbesar kedua di pasar), meskipun perusahaan tidak mengonfirmasi Circle sebagai mitra. Satu detail penting masih belum terpecahkan: Samsung belum mengatakan apakah fitur stablecoin di Wallet akan bersifat custodial (dana dipegang oleh Samsung atau pihak ketiga) atau non-custodial (pengguna mengendalikan kunci pribadi mereka). Perbedaan ini akan penting untuk keamanan, risiko penitipan, dan eksposur regulasi. Ini bukanlah langkah pertama Samsung dalam dunia crypto. Sejak 2019, perusahaan telah menyertakan vault yang diisolasi secara perangkat keras—Knox—pada ponsel Galaxy, yang dapat diakses dengan PIN atau sidik jari, serta mendukung bitcoin, ethereum, Tron, dan Stellar. Pada 2021, Samsung memungkinkan penghubungan hardware wallet seperti Ledger Nano S ke vault aman tersebut. Dan pada Oktober lalu, perusahaan memperluas kerja sama dengan Coinbase agar 75 juta pengguna Galaxy AS dapat membeli crypto langsung di dalam Samsung Wallet—kerja sama yang Samsung sebut sebagai jalur pembelian crypto yang terpercaya dalam aplikasi. “Samsung Wallet adalah alat terpercaya bagi jutaan pengguna Galaxy,” kata Drew Blackard, SVP manajemen produk seluler Samsung. Pengumuman stablecoin datang bersamaan dengan peluncuran Galaxy Card di AS—kartu kredit pertama Samsung di AS—yang dikeluarkan oleh Barclays di jaringan Visa, menawarkan cashback 5% untuk pembelian Samsung dan 3% untuk transaksi Samsung Wallet. Kirk Stuart dari Visa menggambarkan kartu ini sebagai refleksi bagaimana “konsumen mengharapkan pembayaran tertanam dalam pengalaman digital yang mereka gunakan setiap hari.” Samsung menyajikan inisiatif gabungan ini sebagai penyediaan pengalaman pembayaran dan hadiah yang aman. Apa selanjutnya: Samsung telah meletakkan dasar dengan keamanan perangkat keras dan integrasi crypto yang sudah ada, tetapi pertanyaan terbesar—penitipan, mitra, pilihan blockchain, dan waktu—masih terbuka. Jika Samsung menindaklanjutinya, dukungan stablecoin asli di ekosistem ponsel pintar utama bisa mempercepat penggunaan konsumen terhadap token mirip dolar digital dan memperdalam tumpang tindih antara sistem pembayaran tradisional dan jalur crypto.
Samsung Mengumumkan Dukungan Stablecoin Bawaan di Galaxy Wallet, Detail Custody dan Blockchain Tidak Dijelaskan
ChainGPTBagikan
Samsung mengumumkan berita blockchain di acara Galaxy Unpacked pada 22 Juli, mengungkap bahwa Galaxy Wallet akan menambah dukungan stablecoin asli. Perusahaan tidak menentukan tanggal peluncuran, rincian peningkatan blockchain, atau model penitipan. Sebuah mockup USDC dari Circle muncul dalam presentasi, tetapi tidak ada kemitraan yang dikonfirmasi. Samsung sebelumnya mendukung bitcoin, ethereum, dan cryptocurrency lainnya, serta pada 2021 mengaktifkan integrasi dompet perangkat keras. Fitur stablecoin ini merupakan bagian dari inisiatif yang lebih luas yang mencakup Galaxy Card, kartu kredit AS yang dikeluarkan oleh Barclays di jaringan Visa.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.

