Bank Sentral Rusia Mengusulkan KYC untuk Transaksi Kripto untuk Memperkuat Pemantauan Arus Modal

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Bank Sentral Rusia mengusulkan persyaratan KYC (Know Your Customer) bagi para pedagang kripto untuk memperkuat pemantauan arus modal, menurut MetaEra. Aturan tersebut akan memaksa bursa untuk memverifikasi pengguna dan melarang akun tanpa nama menarik aset. Transfer dari dompet custodial domestik ke dompet non-custodial asing juga akan diblokir. Penduduk mungkin diharuskan melaporkan kepemilikan kripto luar negeri. Wakil Gubernur Vladimir Chistyukhin menekankan tujuannya adalah meningkatkan transparansi, bukan membatasi penggunaan kripto. Kebijakan ini dijadwalkan mulai Juli 2026 dengan undang-undang baru. Para analis melihat aturan ini sebagai langkah untuk melacak pajak keuntungan modal dan mengendalikan arus keluar di bawah tekanan ekonomi.

Berita ME, pada 15 April (UTC+8), Bank Sentral Rusia menyatakan berencana mewajibkan semua pelaku transaksi kripto untuk menyelesaikan verifikasi identitas (KYC), serta membatasi pengambilan aset kripto oleh pengguna tanpa nama dari platform lokal, guna memperketat pengawasan terhadap pasar kripto domestik. Menurut aturan yang diusulkan, Rusia akan mewajibkan semua bursa lokal menerapkan sistem identitas resmi secara penuh, serta melarang pengguna mentransfer dana dari dompet terkelola domestik ke dompet non-terkelola di luar negeri. Sementara itu, lembaga pengawas juga berencana mewajibkan warga melaporkan kepemilikan aset kripto mereka di luar negeri, guna memperkuat pemantauan terhadap arus keluar modal. Wakil Gubernur Bank Sentral Vladimir Chistyukhin menyatakan, aturan baru tidak akan melarang individu memegang atau menggunakan aset kripto, tetapi fokusnya adalah meningkatkan transparansi dan kepatuhan, serta mencegah risiko pencucian uang. Kebijakan ini diperkirakan akan diberlakukan pada Juli tahun ini bersama dengan undang-undang regulasi kripto baru. Analis berpendapat bahwa langkah ini mencerminkan upaya Rusia untuk mengendalikan arus modal dalam kondisi tekanan ekonomi dengan memperkuat regulasi kripto. (Sumber: ODAILY)

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.