
- Saham Robinhood dan Coinbase turun tajam setelah penundaan legislatif
- Kongres menunda keputusan mengenai RUU struktur pasar kripto
- Ketidakpastian meningkat di sektor kripto di tengah penundaan regulasi
Saham Anjlok Saat Kongres Menunda Rancangan Undang-Undang Kripto
Saham-saham platform perdagangan utama Amerika Serikat, Robinhood dan Coinbase, mengalami pukulan tajam setelah berita bahwa Kongres menunda pemungutan suara kritis terkait perundang-undangan struktur pasar kripto. Robinhood turun sebesar 7,8%, sementara Coinbase mengikuti dengan penurunan 6,5%. Penjualan yang terjadi mencerminkan kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian regulasi yang terus berlangsung di ruang kripto.
Legislas ini, setelah disahkan, diharapkan membawa kejelasan yang sangat dibutuhkan terkait regulasi aset kripto dan aset digital di Amerika Serikat. Namun dengan Kongres yang menunda pemungutan suara, pasar pun tergantung-gantung — demikian pula investor dan perusahaan yang bergantung pada kepastian regulasi untuk beroperasi dengan percaya diri.
Apa Arti Penundaan bagi Perusahaan Kripto
Suara yang tertunda memperpanjang kebingungan seputar perlakuan hukum terhadap kriptocurrency. Bagi perusahaan seperti Robinhood dan Coinbase, ini berarti ketidakpastian terus berlanjut dalam cara mereka mengatur penawaran, berinteraksi dengan regulator, dan mengembangkan layanan terkait kripto.
Kedua perusahaan tersebut telah menghadapi tekanan yang meningkat dari lembaga-lembaga regulasi AS dalam beberapa tahun terakhir. Sebuah rancangan undang-undang struktur pasar yang jelas dapat memberikan peta jalan yang lebih jelas, tetapi dengan adanya penundaan, pertanyaan seputar yurisdiksi (SEC vs. CFTC), standar kepatuhan, dan aturan pendaftaran tetap belum terpecahkan.
Para investor bereaksi cepat terhadap berita tersebut, mengakibatkan penurunan tajam pada harga saham kedua perusahaan. Reaksi semacam ini menunjukkan betapa eratnya nasib perusahaan kripto terkait dengan keputusan Washington.
Ketegasan Regulasi Masih Jadi Prioritas Utama
Industri kripto telah lama meminta kerangka komprehensif untuk mengatur aset digital. Dengan adopsi institusional yang berkembang dan persaingan global yang memanas, Amerika Serikat berisiko tertinggal jika kejelasan regulasi tidak dicapai segera.
Meskipun keterlambatan ini merupakan hambatan, banyak pihak di industri tetap berharap bahwa Kongres akan kembali meninjau peraturan struktur pasar kripto dalam beberapa bulan ke depan. Sampai saat itu, volatilitas pada saham yang terkait kripto kemungkinan akan terus berlanjut.
Baca Juga:
- Robinhood, Coinbase Turun Saat RUU Kripto Ditunda
- Kematian "Deposit Match": Mengapa Spartans.com Menukar Trik Industri dengan Hypercar One-of-One
- Auction Harian, Pasokan Tetap — Apa yang Membuat Zero Knowledge Proof (ZKP) Menjadi Fokus Hype Kripto 100x pada Tahun 2026
- Tidak ada dari Sinyal Pasar Bear CoinGlass yang Telah Dipicu
- Mengapa Zero Knowledge Proof Menggeser Sorotan dari Digitap dan Little Pepe: Analis Memproyeksikan Pertumbuhan 5000x!
Postingan Robinhood, Coinbase Turun Saat RUU Kripto Ditunda muncul pertama kali pada CoinoMedia.
