- Ripple memperoleh persetujuan EMI Luxembourg untuk memperluas layanan pembayaran lintas batas yang diatur di seluruh Uni Eropa.
- Persetujuan Luxembourg memungkinkan Ripple untuk menyiapkan passporting pembayaran se-EU di bawah sistem kerangka regulasi tunggal.
- Kemajuan regulasi Ripple di Eropa mendukung pembayaran real time dan mengurangi ketergantungan pada sistem keuangan legacy.
Ripple memiliki diterima persetujuan pra-pra untuk lisensi Institusi Uang Elektronik di Luksemburg. Otorisasi tersebut berasal dari Commission de Surveillance du Secteur Financier. Langkah ini mendukung rencana Ripple untuk mengembangkan layanan pembayaran yang diatur di seluruh Uni Eropa.
Persetujuan ini memungkinkan Ripple untuk bergerak lebih dekat dalam menawarkan solusi pembayaran lintas batas di dalam blok tersebut. Selain itu, hal ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk membantu lembaga keuangan beralih dari sistem legasi. Sebagai hasilnya, bank dapat mengakses layanan penyelesaian real-time dan berkelanjutan.
Persetujuan Regulasi Memperkuat Akses Pasar UE
Persetujuan Luxembourg memperkuat posisi regulasi Ripple di Eropa. Akibatnya, perusahaan dapat bersiap untuk layanan passport di seluruh negara anggota Uni Eropa. Struktur ini mendukung skalabilitas yang efisien di bawah satu kerangka regulasi.
Ripple sudah memproses lebih dari 95 miliar dolar dalam volume pembayaran melalui jaringan globalnya. Selain itu, infrastrukturnya menghubungkan mitra pembayaran di berbagai koridor utama. Lisensi tersebut mendukung pengiriman layanan yang patuh sambil memenuhi persyaratan regulasi lokal.
Selain itu, jaringan Ripple mencakup lebih dari 90% pasar valuta asing harian. Perusahaan menggunakan teknologi blockchain untuk meningkatkan kecepatan dan transparansi. Dengan demikian, lembaga dapat mengelola pembayaran lintas batas dengan gesekan operasional yang lebih rendah.
Peran Luxembourg dalam Perluasan Jasa Keuangan
Luxemburg memainkan peran sentral dalam layanan keuangan Eropa meskipun populasi kecilnya. Negara ini menjadi tuan rumah operasi perbankan dan treasuri korporat utama di dalam Zona Euro. Sebagai hasilnya, negara ini menarik perusahaan yang mencari lingkungan regulasi yang stabil.
Rangka kerja EMI di Luksemburg memungkinkan perusahaan untuk beroperasi di seluruh Uni Eropa. Oleh karena itu, Ripple dapat memperluas operasinya tanpa persetujuan nasional terpisah. Pengaturan ini mengurangi penundaan administratif dan biaya kepatuhan.
Ripple mempertahankan kantor-kantor di berbagai pusat keuangan utama, termasuk Luxembourg dan London. Selain itu, perusahaan beroperasi di Dubai dan pusat-pusat global lainnya. Lokasi-lokasi ini mendukung cakupan regional dan koordinasi regulasi.
Strategi Kepatuhan yang Lebih Luas di Seluruh Eropa
Persetujuan Luxembourg mengikuti kemajuan regulasi sebelumnya di Inggris Raya. Anak perusahaan Ripple di Inggris memiliki izin EMI dan pendaftaran aset kripto. Persetujuan tersebut berasal dari Financial Conduct Authority.
Selain itu, Ripple sedang melakukan persiapan untuk mematuhi kerangka kerja Pasar Aset Kripto. Regulasi ini menetapkan standar yang seragam untuk layanan kripto di seluruh Uni Eropa. Dengan demikian, kepatuhan mendukung pengiriman layanan yang konsisten.
Secara keseluruhan, perluasan kewenangan regulasi mendukung strategi pertumbuhan Ripple di Eropa. Persetujuan tersebut juga memperkuat kepastian operasional bagi mitra institusional. Sebagai hasilnya, Ripple memposisikan dirinya untuk adopsi yang lebih luas dari pembayaran digital yang diatur di seluruh Eropa.

