- Ripple ODL menyelesaikan transfer lintas batas dalam hitungan detik menggunakan likuiditas XRP.
- ODL menghilangkan akun pra-dana yang mahal untuk bank yang menangani pembayaran global.
- XRP Ledger memproses 1.500 transaksi per detik dengan biaya transfer minimal.
Pembayaran lintas batas masih membuat frustrasi bisnis dan konsumen meskipun ada kemajuan dalam keuangan digital. Transfer tradisional sering melewati beberapa bank perantara sebelum sampai ke penerima. Akibatnya, proses tersebut meningkatkan penundaan dan menaikkan biaya transaksi. Ripple mengembangkan layanan On-Demand Liquidity untuk menyelesaikan masalah-masalah lama ini.
Sistem ini menggunakan XRP sebagai aset jembatan antar mata uang, memungkinkan institusi untuk memindahkan dana dalam hitungan detik alih-alih hari. Selain itu, model ini menghilangkan kebutuhan bagi bank untuk mempertahankan cadangan mata uang asing yang mahal di berbagai negara.
Bagaimana ODL Ripple Mengubah Pembayaran Internasional
Ripple’s On-Demand Liquidity, yang biasa disebut ODL, beroperasi melalui RippleNet, jaringan pembayaran global perusahaan. RippleNet menghubungkan lebih dari 300 lembaga keuangan di lebih dari 55 negara. Namun, hanya transaksi ODL yang secara aktif menggunakan XRP selama penyelesaian.
Di bawah sistem ini, lembaga keuangan mengonversi mata uang lokal menjadi XRP pada saat transaksi dimulai. XRP kemudian bergerak melalui XRP Ledger hampir seketika. Setelah itu, bursa penerima mengonversi XRP menjadi mata uang tujuan. Proses ini menghilangkan kebutuhan tradisional akan akun luar negeri yang telah didanai sebelumnya.
Selain itu, XRP Ledger mendukung sekitar 1.500 transaksi per detik. Biaya transaksi juga tetap sangat rendah, rata-rata sekitar $0,0002. Fitur-fitur ini membuat sistem ini menarik bagi bank dan perusahaan pembayaran yang mencari transfer internasional yang lebih cepat.
Mengapa Bank dan Perusahaan Pembayaran Sedang Memperhatikan
Transfer internasional tradisional sangat bergantung pada jaringan bank koresponden. Setiap bank perantara menambah waktu pemrosesan dan mengurangi biaya layanan. Akibatnya, bisnis sering menghadapi periode penyelesaian yang berlangsung beberapa hari kerja. Biaya transfer juga dapat berkisar antara $25 hingga $50 per transaksi.
Terkait: Berapa Banyak XRP yang Anda Butuhkan untuk Menjadi Jutawan pada 2030?
ODL mengubah struktur ini dengan menyediakan likuiditas hanya saat diperlukan. Oleh karena itu, institusi tidak lagi perlu memegang sejumlah besar modal yang menganggur di pasar asing. Pendekatan ini meningkatkan efisiensi arus kas dan mengurangi biaya operasional.
Selain itu, waktu penyelesaian yang lebih cepat membantu bisnis mengelola gaji internasional, pembayaran pemasok, dan kiriman uang lebih efisien. Perusahaan pembayaran juga mendapat manfaat dari peningkatan transparansi transaksi karena transfer selesai dalam hitungan detik.
Peran XRP dalam Ekosistem Pembayaran Ripple
XRP tetap menjadi inti dari strategi likuiditas Ripple karena menghubungkan berbagai mata uang fiat selama transaksi. Secara signifikan, token ini menyediakan likuiditas real-time tanpa memerlukan pasangan mata uang langsung antar negara.
XRP diperdagangkan di $1,30 selama pembaruan pasar terbaru. Token ini mencatat volume perdagangan 24 jam melebihi $1,8 miliar.
Namun, XRP turun 4,7% selama tujuh hari terakhir meskipun aktivitas pasar stabil. Pasokan beredar saat ini berada di 62 miliar token, memberikan kapitalisasi pasar aset di atas $80 miliar.
Terkait: Prediksi Harga Bitcoin: BTC Berisiko Mengalami Penarikan Lebih Dalam di Bawah $72K
Disclaimer: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Artikel ini tidak merupakan nasihat keuangan atau nasihat apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan apa pun yang terkait dengan perusahaan.

