- Ripple berfokus pada integrasi akuisisi dan pertumbuhan tenaga kerja untuk meningkatkan eksekusi dan efisiensi operasional.
- Ripple Prime mendapatkan daya tarik, menggandakan laju pendapatan seiring meningkatnya partisipasi institusional.
- Permintaan kas yang meningkat mendorong pertumbuhan perusahaan, dengan rencana untuk menghubungkan layanan broker dan kas.
Ripple meningkatkan strateginya untuk 2026 setelah satu tahun ekspansi cepat, menurut CEO Brad Garlinghouse. Dalam pembicaraan terbaru, ia menjabarkan bagaimana perusahaan akan mengintegrasikan akuisisi, memperluas operasi, dan mendorong pertumbuhan institusional. Pembaruan ini menyusul peningkatan tenaga kerja sebesar 50% dan investasi lebih dari $1 miliar, saat Ripple beralih fokus ke eksekusi dan konsolidasi.
Integrasi Mendorong Prioritas 2026
Garlinghouse mengatakan integrasi akan menentukan strategi internal Ripple tahun ini. Perusahaan menyelesaikan dua akuisisi besar dan memperluas tenaga kerjanya secara signifikan pada 2025. Akibatnya, kepemimpinan kini bertujuan untuk menyederhanakan operasi dan mengekstrak nilai dari pertumbuhan terbaru.
Dia menjelaskan bahwa Ripple akan memprioritaskan menyelaraskan tim dan platform yang diperluas. Selain itu, perusahaan berencana untuk memastikan bahwa investasi sebelumnya menghasilkan hasil yang dapat diukur. Meskipun Ripple akan terus mengeksplorasi peluang baru, eksekusi internal tetap menjadi fokus segera.
Ripple Prime Mendapatkan Momentum Institusional
Perhatian juga beralih ke Ripple Prime, bisnis prime brokerage perusahaan tersebut. Menurut Garlinghouse, platform ini telah menggandakan tiga kali lipat laju pendapatannya. Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan keterlibatan dari lembaga keuangan besar.
Ia mencatat bahwa neraca Ripple yang lebih kuat telah meningkatkan posisinya sebagai pihak lawan. Akibatnya, institusi yang sebelumnya menghindari pelaku lebih kecil sekarang ikut berpartisipasi. Perubahan ini memperluas jangkauan Ripple di pasar institusional.
Selain itu, Ripple berencana untuk membangun momentum ini dengan memanfaatkan infrastruktur miliknya. Perusahaan bertujuan untuk memperdalam hubungan dan memperluas layanan di segmen prime brokerage.
Permintaan Kas Memperluas Fokus Perusahaan
Sejalan dengan Prime, Ripple Treasury melihat peningkatan permintaan korporat. Garlinghouse mengatakan perusahaan-perusahaan semakin beralih ke Ripple untuk layanan terkait kas. Permintaan ini membentuk prospek pertumbuhan yang lebih luas bagi perusahaan.
Dia menambahkan bahwa Ripple akan fokus pada penyampaian layanan-layanan ini secara efisien sambil mempertahankan kepuasan klien. Selain itu, perusahaan melihat keselarasan yang kuat antara penawaran kas dan broker.
Dengan menghubungkan lini bisnis ini, Ripple bertujuan untuk membuka sinergi operasional. Namun, Garlinghouse menekankan bahwa sebagian besar potensi ini masih belum dimanfaatkan.

