Pasar crypto Turki telah menjadi yang terbesar di kawasan itu, dengan volume transaksi sekitar $200 miliar dalam setahun terakhir. Eksekutif Ripple Reece Merrick menggambarkan Turki sebagai pasar adopsi crypto terkemuka saat Istanbul bersiap menyelenggarakan acara blockchain besar.
Poin Utama:
- Eksekutif Ripple Reece Merrick menggambarkan adopsi crypto di Turki sebagai sangat kuat.
- Aktivitas crypto Turki mencapai sekitar $200 miliar, menjadikannya pasar terbesar di kawasan tersebut.
- Istanbul Blockchain Week dapat meningkatkan perhatian institusional terhadap sektor aset digital Turki yang terus berkembang.
Lonjakan Adopsi Crypto Turki Menandakan Perubahan Lebih Luas di Wilayah Ini
Petinggi Senior dan Direktur Manajemen Ripple untuk Timur Tengah dan Afrika, Reece Merrick, menyoroti pesatnya kenaikan Turki sebagai pasar mata uang kripto terkemuka menjelang Istanbul Blockchain Week. Pada 31 Mei, Merrick berkata di X, Turki memimpin adopsi crypto di MENA dan berada di antara yang tertinggi secara global, dengan volume transaksi sekitar $200 miliar dalam setahun terakhir. Aktivitas ini menjadikan Turki sebagai pasar crypto terbesar di wilayah tersebut dengan jarak yang sangat jauh.
Skala itu memberi Turki posisi yang lebih kuat dalam diskusi crypto regional saat investor, perusahaan, dan pengembang blockchain menilai di mana adopsi paling cepat berkembang. Pernyataan eksekutif Ripple menunjukkan Turki muncul sebagai pasar crypto dominan di kawasan tersebut.
Volume transaksi $200 miliar yang dilaporkan menempatkan negara ini di atas rekan-rekan regional dan mencerminkan keterlibatan luas dengan aset digital. Ia mengatakan pasar ini empat kali lebih besar daripada Uni Emirat Arab, menjadikannya jauh di atas salah satu pusat crypto paling mapan di Timur Tengah. Kesenjangan ini menunjukkan partisipasi yang lebih luas dan aktivitas transaksi yang lebih dalam di seluruh ekosistem crypto Turki.

Data Chainalysis mendukung penilaian Merrick. Perusahaan analitik blockchain tersebut menyoroti dalam Laporan Geografi Mata Uang Kripto 2025 bahwa Turki memimpin Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA) dengan volume transaksi crypto tahunan hampir $200 miliar, dibandingkan dengan $53 miliar untuk Uni Emirat Arab. Perusahaan tersebut mencatat bahwa sebagian besar aktivitas Turki tampaknya didorong oleh perdagangan spekulatif, sementara penggunaan crypto regional juga mencerminkan tekanan ekonomi, permintaan investasi, dan kebutuhan akan infrastruktur keuangan alternatif. Temuan ini menunjukkan pasar besar yang dibentuk oleh kelemahan mata uang, inflasi, dan volatilitas.

Istanbul Blockchain Week Dapat Memperkuat Profil Pasar Crypto Turki
Istanbul Blockchain Week memberikan panggung yang lebih besar bagi profil pasar Turki. Situs web acara tersebut menggambarkan IBW sebagai pertemuan Web3 global “di mana Timur bertemu Barat,” dengan aktivitas berpusat di Istanbul pada 2-3 Juni 2026. Direktur manajemen Ripple terdaftar sebagai salah satu pembicara acara, sambil menghadirkan para eksekutif, investor, institusi, dan pengembang blockchain. Kegiatan IstanBlock diharapkan akan membahas DeFi, perdagangan, regulasi, penambangan, modal ventura, dan topik Web3 lainnya.
Acara ini juga mencakup Institutional Markets Summit yang berfokus pada pasar aset digital yang terregulasi. Penyelenggara mengatakan summit ini akan mengumpulkan pembuat kebijakan senior, regulator, lembaga keuangan, manajer aset, bursa, dan penyedia infrastruktur. Agenda tersebut memberikan audiens bernilai lebih tinggi bagi Istanbul, karena pasar crypto Turki menarik perhatian perusahaan-perusahaan yang mencari pengguna, likuiditas, dan pertumbuhan regional.
Ripple telah berkembang di Timur Tengah seiring adopsi aset digital meningkat di wilayah tersebut. Perusahaan memilih DIFC Dubai sebagai markas besar MENA dan mendapatkan persetujuan DFSA pada 2025 untuk menawarkan layanan pembayaran crypto yang diatur di sana. Ripple juga menyatakan bahwa lebih dari 20% basis pelanggan globalnya berada di Timur Tengah, menjadikan komentar Merrick tentang Turki bagian dari dorongan ekspansi regional yang lebih luas.

