Mike Higgins, CEO Ripple Prime, mengatakan bahwa XRP akan memainkan peran yang lebih besar di bidang keuangan institusional.
Dia menunjukkan bahwa aset digital ini akan digunakan sebagai jaminan bersama dengan Bitcoin, Ethereum, stablecoin, dan dana pasar uang yang ditokenisasi.
Komentar adalah destinasi yang dibagikan oleh tokoh komunitas Eri, berisi kutipan dari episode podcast terbaru Higgins.
Key Points
- XRP dapat digunakan sebagai jaminan oleh institusi bersama dengan Bitcoin, Ethereum, stablecoin, dan dana modal yang ditokenisasi.
- CEO Ripple Prime menyatakan bahwa pasar sedang berpindah ke struktur keuangan tradisional, di mana peran perdagangan dan penitipan dipisahkan.
- Institusi lebih cenderung menggunakan penjaga dan sistem pihak ketiga, menghindari penyimpanan aset langsung di bursa, untuk meningkatkan keamanan.
- Tokenization enables instant settlement, and assets like XRP can meet trading, liquidity, and margin requirements.
Institusi bertransisi ke struktur keuangan tradisional
Dalam diskusi tersebut, Higgins menjelaskan bagaimana pasar kripto secara bertahap bertransformasi menjadi struktur yang mirip dengan pasar keuangan tradisional. Bursa tidak lagi menangani semua aspek, tetapi tugas-tugas seperti perdagangan, penitipan, pialang, dan penyelesaian kini dikelola oleh perusahaan-perusahaan yang berbeda.
Dia menyatakan bahwa banyak lembaga tidak lagi ingin secara langsung menyimpan aset di bursa. Sebaliknya, mereka lebih memilih lembaga penitipan dan sistem pihak ketiga yang memungkinkan aset digunakan sebagai jaminan tanpa mentransfer kepemilikan ke bursa.
XRP disebut bersama Bitcoin dan Ethereum
Salah satu momen kunci dalam diskusi muncul ketika Higgins menggambarkan jenis aset yang mungkin digunakan oleh institusi di masa depan dalam sistem jaminan dan penyelesaian. Ia menunjukkan:
Tidak, itu adalah Bitcoin, Ethereum, Ripple, stablecoin, dan dana pasar uang yang ditokenisasi.
Higgins percaya bahwa hampir semua aset berharga pada akhirnya dapat ditokenisasi dan digunakan untuk penyelesaian, pembiayaan, dan perdagangan margin.
Ini berarti XRP mungkin tidak hanya terbatas pada spekulasi. Institusi dapat menggunakannya sebagai jaminan untuk persyaratan margin, pembayaran penyelesaian, dan manajemen likuiditas.
Meanwhile, he added that the industry is still developing, but tokenization is rapidly expanding across the global financial landscape.
Ripple believes tokenization is reshaping the market
Higgins juga menggambarkan masa depan, di mana aset yang ditokenisasi dapat segera digunakan untuk transaksi sehari-hari.
Dia memberi contoh, suatu hari nanti, orang-orang dapat menggunakan token saham NVIDIA untuk membeli secangkir cappuccino di Starbucks, bahkan pada hari Minggu ketika pasar tradisional tutup.
Dia menjelaskan bahwa ini akan memerlukan sistem penyelesaian instan, penetapan harga real-time, dan alat manajemen risiko canggih.
Berbeda dengan sistem perbankan tradisional, jaringan blockchain dan stablecoin dapat beroperasi 24/7 tanpa perlu menunggu jam operasional bank.
Fitur utama stablecoin RLUSD
Higgins juga menekankan stablecoin RLUSD dari Ripple dan bagaimana hal itu meningkatkan efisiensi modal.
Dia menyatakan bahwa trader dapat menggunakan stablecoin untuk memenuhi persyaratan jaminan secara instan, tanpa perlu menunggu pemrosesan transfer oleh bank. Ini dapat mengurangi risiko dan menurunkan jumlah margin awal yang diminta oleh broker.
Higgins menyatakan bahwa kecepatan penyelesaian yang lebih cepat dapat memungkinkan perusahaan keuangan beralih dari "hari kerja" ke "hari kalender".
Ripple's Secret Trades
Higgins menghubungkan ide-ide ini dengan akuisisi Ripple terhadap Hidden Road, yang sekarang beroperasi dengan nama Ripple Prime. Perusahaan ini berfokus pada perdagangan margin silang antara pasar spot kripto, ETF, futures, dan opsi.
Dia menunjukkan bahwa institusi sudah menggunakan strategi yang melibatkan bitcoin spot, ETF bitcoin, dan kontrak berjangka CME, tetapi masih membutuhkan infrastruktur yang lebih baik untuk mendukung perdagangan lintas pasar yang efisien.



