CEO Ripple, Brad Garlinghouse, mengeluarkan pernyataan simbolis untuk merayakan ketahanan Ripple dan XRP setelah melewati bertahun-tahun tekanan hukum dan regulasi.
Terutama, Garlinghouse memicu semangat baru di kalangan komunitas untuk XRP selama acara XRP Las Vegas yang baru saja berakhir, di mana anggota komunitas aktif berpartisipasi dalam diskusi.
Key Points
- CEO Ripple, Brad Garlinghouse, mengapresiasi ketahanan Ripple dan XRP setelah bertahun-tahun menghadapi tekanan hukum dan regulasi.
- Dia menekankan bahwa meskipun menghadapi situasi putus asa, komunitas XRP tidak menyerah.
- Dia juga mengatakan bahwa dia sangat bersemangat melihat XRP menyala di kasino金银岛.
- Ketidakpastian regulasi seputar XRP terus mereda, dengan Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) AS baru-baru ini menyebut XRP sebagai barang digital.
Garlinghouse menyoroti ketahanan XRP dan Ripple
Di depan billboard besar Postal di Pulau Emas dan Perak, yang menampilkan tulisan “DIDN’T FOLD” dan “XRP”, Garlinhaus merefleksikan keteguhan yang ditunjukkan oleh komunitas XRP selama masa-masa sulit.
Dia menekankan bahwa meskipun "dalam keadaan terjepit", perusahaan tidak pernah bangkrut. Selain itu, ia juga menyatakan antusiasme terhadap partisipasi dalam konferensi XRP di Las Vegas, dan menambahkan bahwa "merasakan XRP bersinar di bawah cahaya langsung terasa lebih hebat".
Meskipun kami dipaksa ke jalur buntu, kami menolak untuk menyerah.
Sangat senang bisa kembali menghadiri XRP Las Vegas Summit, apalagi bisa melihat... $XRP bersinar terang.pic.twitter.com/kBc9rqoklO
— Brad Garlinghouse (@bgarlinghouse)1 Mei 2026
Kalimat ini secara simbolis merangkum peralihan XRP dari sikap defensif bertahun-tahun menuju peluncuran baru dan peningkatan kepercayaan pasar. Meskipun kalimat ini secara langsung menyebut papan iklan XRP yang mencolok di kasino dan hotel Treasure Island, maknanya jauh lebih dalam dari itu.
Terutama perlu dicatat bahwa ini menandai kembalinya XRP ke panggung utama, bukan lagi sebagai aset yang ditarik oleh ketidakpastian hukum, tetapi kembali meraih posisi di bawah sorotan.
Ripple's resilience during the SEC lawsuit
Pernyataan Garlinghouse segera memicu reaksi kuat di komunitas XRP, dengan banyak orang mengartikannya sebagai merujuk pada perjuangan hukum panjang antara Ripple dan Securities and Exchange Commission Amerika Serikat.
Permohonan pada Desember 2020 memberikan ketidakpastian besar bagi pasar XRP. Hal ini mendorong bursa-bursa AS seperti Coinbase dan Kraken untuk menariknya.
Despite increasing pressure, Ripple continues to actively defend its rights in court. With support from members of the XRP community, the company achieved partial victories on several issues, including a ruling that XRP itself is not a security.
Meanwhile, even before the case is resolved, Ripple continues to expand its global business. The company has strengthened its infrastructure through notable acquisitions such as Metaco and Standard Custody & Trust.
Ripple terus berkembang dan meraih kemenangan dalam persetujuan regulasi XRP
Dengan berakhirnya sengketa hukum, Ripple telah kembali beroperasi secara bebas di pasar Amerika Serikat dan internasional. Perusahaan saat ini menyediakan ekosistem keuangan lengkap yang mencakup pembayaran, penitipan, dan manajemen dana.
Furthermore, regulatory uncertainty surrounding XRP continues to ease, with both the U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) and the Commodity Futures Trading Commission (CFTC) recently indicating that XRP exemplifies its nature as a digital commodity. The token also has multiple exchange-traded funds (ETFs) trading on U.S. exchanges.
Namun, komunitas XRP merespons postingan Garlinghouse secara beragam. Banyak pendukung memuji ketahanan dan stabilitas jangka panjang Ripple, tetapi ada juga yang kecewa dengan kinerja harga XRP, yang saat ini masih bergerak di sekitar $1,40.
Meskipun demikian, informasi dari Garlinghouse juga meningkatkan semangat pemegang XRP, mendorong komunitas untuk tetap percaya pada aset ini meskipun pasar kripto secara keseluruhan lesu.

