CEO Ripple Menyebut Eksperimen BIS sebagai Validasi untuk Integritas Data XRP Ledger

icon36Crypto
Bagikan
AI summary iconRingkasan
CEO Ripple Brad Garlinghouse mengutip eksperimen Bank for International Settlements (BIS) sebagai validasi terhadap integritas data XRP Ledger. Uji coba tersebut menggunakan sidik jari kriptografi agar lembaga dapat memverifikasi dataset tanpa mengungkapkan informasi sensitif. Garlinghouse menyoroti biaya rendah, penyelesaian cepat, dan kinerja sebagai faktor utama. Sistem tersebut menggunakan SHA3-512 dan pohon Merkle, dengan waktu verifikasi di bawah dua detik. Meskipun bukan adopsi penuh oleh BIS, uji coba ini menunjukkan potensi penggunaan data yang aman. BTC sebagai lindung nilai terhadap inflasi tetap menjadi narasi utama di pasar makro. Inisiatif CFT juga mendorong peningkatan transparansi transaksi.

Secara Singkat:

  • BIS menguji XRPL melalui prototipe yang mengaitkan jejak kriptografi, memungkinkan lembaga untuk memverifikasi dataset resmi tanpa mempublikasikan informasi sensitif.
  • Garlinghouse menyoroti biaya rendah XRPL, penyelesaian cepat, dan rekam jejak yang terbukti, sementara pengujian BIS menghasilkan kinerja publikasi dan verifikasi yang efisien.
  • Para peneliti merancang sistem sebagai blockchain-agnostic, mendukung pelaporan regulasi dan aplikasi lainnya tanpa mengonfirmasi adopsi BIS terhadap XRP Ledger.


CEO Ripple Brad Garlinghouse melihat eksperimen BIS sebagai validasi terhadap kemampuan verifikasi data institusional XRP Ledger. Bank for International Settlements menguji XRPL melalui prototipe yang dibuat untuk melindungi keaslian informasi statistik resmi.


Menurut Garlinghouse, biaya rendah XRPL, penyelesaian cepat, dan catatan operasional yang terbukti membuat pemilihan jaringan ini tidak mengejutkan. Tanggapannya menghubungkan penelitian BIS secara langsung dengan kemampuan XRPL untuk mendukung sistem-sistem yang menuntut membutuhkan infrastruktur yang andal dan efisien.


Para peneliti mengeksplorasi bagaimana institusi dapat memverifikasi statistik yang dipublikasikan tanpa menempatkan seluruh dataset atau informasi rahasia secara langsung di blockchain. Sebagai gantinya, sistem mengubah setiap dataset menjadi jejak kriptografi unik sebelum mencatat bukti terkait melalui buku besar.


Peneliti BIS menerapkan sistem ini ke Statistical Data and Metadata Exchange, format standar untuk mendistribusikan statistik resmi terstruktur. Mereka memproses setiap dataset dengan hashing SHA3-512 sebelum menggabungkan catatan individu melalui struktur pohon Merkle khusus. Proses tersebut menciptakan satu akar terpadu, memungkinkan beberapa catatan menerima verifikasi tanpa memerlukan banyak transaksi blockchain terpisah.


Juga Baca: AS dan Inggris Membentuk Aliansi Bersama untuk Membongkar Pusat Penipuan Kripto Global


BIS Research Menyoroti Kinerja XRPL

Makalah BIS mengidentifikasi biaya nominal yang rendah dan finalitas konsensus yang cepat sebagai salah satu alasan yang dipilih para peneliti terhadap XRP Ledger. Dalam kondisi pengujian terkendali, prototipe mencatat waktu publikasi median berkisar antara tiga hingga lima detik.


Sementara itu, verifikasi memerlukan waktu antara satu hingga dua detik, mendukung pemeriksaan otentisitas yang efisien bagi pengguna dan sistem otomatis. Kerangka kerja ini juga menggunakan kredensial yang dapat diverifikasi yang menghubungkan setiap jejak statistik dengan identitas penerbitnya yang diakui.


Aplikasi yang lebih luas melampaui statistik

Namun, eksperimen ini tidak mengonfirmasi bahwa BIS telah mengadopsi XRPL secara menyeluruh dalam operasi atau infrastruktur keuangannya yang lebih luas. Para peneliti menggambarkan sistem ini sebagai bukti konsep dan menekankan bahwa kerangka kerja tersebut tetap kompatibel dengan blockchain lainnya.


Namun, Garlinghouse menganggap pemilihan XRPL sebagai pengakuan bermakna terhadap kemampuan yang telah dipromosikan Ripple untuk aplikasi institusional. Reaksinya berfokus pada kinerja teknis alih-alih harga pasar XRP, sehingga menempatkan penelitian ini dalam konteks verifikasi yang lebih luas. Pada akhirnya, eksperimen BIS memberikan peran terdokumentasi kepada XRPL dalam menguji informasi statistik resmi yang aman dan dapat diverifikasi secara independen.


Juga Baca: Arus Keluar Shiba Inu Naik 121% Sementara Arus Masuk Lebih Besar Terus Meningkatkan Risiko Penjualan


Pos Ripple CEO Mengatakan Tinjauan BIS Memvalidasi XRP Ledger untuk Integritas Data Institusional muncul pertama kali di 36Crypto.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.