Reya, bursa terdesentralisasi yang berfokus pada kontrak perpetual, menghentikan model market maker otomatisnya. Mulai pukul 13:00 UTC pada 10 September, 12 pasar beralih ke mode reduce-only, artinya trader hanya dapat menutup posisi yang sudah ada tetapi tidak dapat membuka posisi baru.
Langkah ini merupakan bagian dari migrasi bertahap yang lebih luas dari sistem perdagangan berbasis AMM ke buku order limit terpusat. Transisi ini tidak dimulai minggu ini. Pada pertengahan Agustus 2026, Reya mulai menghentikan pasar termasuk ZRO, JTO, dan TON sebagai fase awal migrasi. Posisi terbuka di pasar-pasar yang dihentikan tersebut secara otomatis diselesaikan, sebuah pilihan desain yang bertujuan untuk menjaga proses tetap teratur daripada membiarkan trader berusaha menutup posisi secara manual.
Mengapa AMM harus pergi
AMM berfungsi dengan baik untuk pertukaran token sederhana. Untuk kontrak perpetual, mereka memperkenalkan masalah yang telah terdokumentasi dengan baik: adverse selection. Penyedia likuiditas pasif di kolam AMM cenderung dimanfaatkan oleh trader yang lebih cepat dan lebih terinformasi, yang menyebabkan spread lebih lebar, harga yang lebih buruk, dan lingkungan likuiditas yang justru menghalangi pemain institusional daripada menarik mereka.
Model buku pesanan memungkinkan maker pasar profesional untuk secara aktif menawarkan harga, menyesuaikan spread secara real-time, dan mengelola risiko dengan presisi jauh lebih tinggi.
Struktur biaya baru mempermanis penawaran bagi para maker
Seiring dengan pembaruan infrastruktur, Reya memperbarui jadwal biayanya yang berlaku sekitar 14 Agustus. Biaya taker turun dari 4 basis poin menjadi 3 bps, dengan pengurangan lebih lanjut menjadi 2 bps tersedia bagi pedagang yang mencapai ambang volume lebih tinggi. Di sisi maker, biaya berada di 0 bps, dengan rencana rebate akan diterapkan di masa depan.
Dukungan dari perusahaan-perusahaan seperti Framework, Coinbase, dan Selini Capital menunjukkan bahwa Reya memiliki hubungan institusional untuk menarik peserta pasar yang canggih.
Gambaran lebih besar: ambisi zk-rollup
Reya saat ini beroperasi pada rollup Arbitrum Orbit tetapi sedang beralih ke arsitektur zk-rollup berbasis Ethereum. Tujuannya adalah kecepatan eksekusi sub-milidetik yang dipadukan dengan verifiabilitas ZK, yang berarti platform dapat membuktikan integritas setiap transaksi secara kriptografis tanpa mengorbankan kinerja.
Platform Reya saat ini mendukung lebih dari 70 pasar dan menawarkan aset yang menghasilkan imbal hasil seperti srUSD. Peta jalan juga mencakup pasar spot dan Perp Aset Dunia Nyata.

