Peneliti Menciptakan Cacing Berbasis AI yang Mereplikasi Diri dan Menyebar ke 20 Mesin dalam 7 Hari

icon MarsBit
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Peneliti dari Universitas Toronto, Vector Institute, Universitas Cambridge, dan ServiceNow telah mengembangkan worm komputer berkekuatan AI yang secara otomatis memindai jaringan, mengeksploitasi kerentanan, dan mereplikasi dirinya sendiri. Dalam 15 putaran pengujian pada jaringan 33-VM, worm tersebut mendapatkan akses admin rata-rata ke 23,1 mesin dan menyebar ke 20,4 mesin, dengan rantai mencapai tujuh generasi. Sistem ini menyesuaikan serangan per mesin dan memanfaatkan data kerentanan publik. Meskipun worm ini merupakan uji coba berbasis laboratorium, hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap fear and greed index di bidang keamanan siber dan mendorong para trader untuk memperhatikan altcoin sebagai aset yang perlu diawasi di tengah meningkatnya risiko teknologi.

Menurut pemantauan Beating, para peneliti dari Universitas Toronto, Vector Institute, Universitas Cambridge, dan ServiceNow telah menciptakan worm komputer yang didorong oleh model bahasa besar dengan bobot terbuka. Worm ini akan memindai jaringan, mengidentifikasi kerentanan pada mesin target, menghasilkan rencana serangan, serta mereplikasi dirinya sendiri setelah berhasil menguasai perangkat, lalu melanjutkan serangan ke mesin berikutnya. Tim melakukan 15 siklus eksperimen dalam jaringan terisolasi yang terdiri dari 33 mesin virtual, dengan setiap siklus berlangsung selama 7 hari. Worm rata-rata memperoleh hak administrator pada 23,1 mesin dan memulai salinan baru pada 20,4 mesin, dengan penyebaran berkelanjutan hingga 7 generasi. Berbeda dengan worm tradisional yang bergantung pada skrip serangan yang telah ditentukan sebelumnya, sistem ini mampu menyesuaikan metode serangan berdasarkan kondisi setiap mesin. Selain itu, worm ini juga membaca data kerentanan yang dipublikasikan setelah pelatihan model selesai, lalu mengubah penjelasan teks menjadi langkah-langkah serangan praktis. Namun, ini masih merupakan konsep bukti di laboratorium. Setiap mesin dalam jaringan uji coba telah disengaja ditanami kerentanan, tanpa perangkat lunak antivirus atau pertahanan aktif. Eksperimen utama juga bergantung pada pool GPU bersama, dan model serta kode lengkap belum dipublikasikan.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.