BlockBeats melaporkan, pada 24 Mei, platform pinjaman kripto Ledn merilis laporan yang menyatakan bahwa pasar pinjaman berjaminan bitcoin berpotensi tumbuh dari saat ini sekitar $3 miliar menjadi $1 triliun dalam 10 tahun ke depan. Laporan tersebut mengutip data survei terhadap 1.244 pemegang aset kripto di Amerika Serikat dan Australia, yang menunjukkan bahwa 88% responden bersedia menggunakan aset kripto sebagai jaminan untuk pinjaman atau produk kredit, namun saat ini hanya 14% yang benar-benar menggunakannya.
Ledn menyatakan bahwa ini berarti ada "kesenjangan keinginan terhadap adopsi 6:1" di pasar, dan hambatan terbesar industri saat ini bukanlah kurangnya permintaan, melainkan masalah kepercayaan. Laporan tersebut menunjukkan bahwa kekhawatiran utama pengguna mencakup volatilitas harga aset kripto, risiko likuidasi paksa, serta ketidakpastian regulasi. Selain itu, reputasi platform, keamanan penitipan aset, transparansi syarat pinjaman, dan kemampuan manajemen risiko dianggap lebih penting daripada suku bunga itu sendiri.

