Paus Leo dan ECB Memperingatkan Ancaman AI terhadap Sistem Keuangan

iconCoinEdition
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Paus Leo memperingatkan bahwa beberapa sistem AI "secara praktis berada di luar jangkauan manusia" untuk dikendalikan, menekankan perlunya pengawasan dalam pengembangannya. ECB telah memanggil bank-bank untuk rapat mengenai risiko keamanan siber yang didorong oleh AI, termasuk model Mythos. Likuiditas dan pasar kripto dapat mengalami efek domino dari ancaman-ancaman baru ini. Langkah-langkah CFT sedang ditinjau untuk mengatasi potensi penyalahgunaan AI dalam sistem keuangan.
  • Paus Leo telah memperingatkan tentang ancaman yang ditimbulkan oleh sistem AI yang berada di luar jangkauan manusia.
  • ECB telah mengundang bank-bank untuk mengadakan pertemuan mengenai ancaman yang ditimbulkan oleh sistem AI.
  • Mythos mengekspos kelemahan keamanan siber di peramban dan sistem operasi.

Penyebaran kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor siber semakin menjadi masalah yang sangat diperhatikan, terutama ketika dikaitkan dengan risiko. Pada hari Senin, Paus Leo, kepala saat ini dari Gereja Katolik dan penguasa Kota Vatikan, menyampaikan kekhawatiran atas tren yang sedang berlangsung.

Beberapa Sistem AI Berada di Luar Kendali Manusia

Dalam komentarnya, Paus memperingatkan bahwa beberapa sistem otonom “secara praktis berada di luar jangkauan manusia” untuk dikendalikan. Ia mencatat bahwa Gereja Katolik berniat bekerja sama dengan pengembang AI untuk membahas cara terbaik menggunakan teknologi ini, dengan menyatakan bahwa manusia harus tetap mempertahankan kendali utama atas sistem AI.

Waktu peringatan Paus mengenai risiko yang mengelilingi sistem otonom sejalan dengan undangan dari Bank Sentral Eropa (ECB) kepada bank-bank di bawah yurisdiksinya, yang menyerukan pertemuan untuk membahas cara memperkuat sistem keamanan siber. Menurut laporan, pertemuan tersebut menjadi perlu menyusul kelemahan dalam infrastruktur perbankan yang diungkap oleh model AI baru.

Bank-bank perlu segera bertindak

Meskipun pertemuan telah dijadwalkan untuk Selasa, 26 Mei, ECB mendesak tindakan yang lebih cepat dalam meningkatkan keamanan TI organisasi peminjam. Menurut laporan, Frank Elderson, wakil ketua dewan pengawas ECB yang mengawasi bank, menggambarkan situasi saat ini sebagai perkembangan yang “mengubah permainan.” Elderson mencatat bahwa ECB ingin bank-bank mempertimbangkan situasi ini dengan serius, menyatakan bahwa “waktu terus berjalan.”

Perlu dicatat bahwa model Mythos AI diluncurkan pada bulan April dan dilaporkan memiliki kemampuan tingkat tinggi dalam menemukan dan memanfaatkan kelemahan keamanan siber di peramban dan sistem operasi. Munculnya Mythos memicu kekhawatiran luas mengenai ancaman yang ditimbulkannya, bersama dengan model serupa lainnya.

Terkait: ECB Menolak Usulan untuk Meningkatkan Stablecoin Euro, Mengatakan Terlalu Berisiko

Keamanan AI adalah prioritas

Meskipun ECB sudah sibuk dengan berbagai masalah keamanan siber lainnya, Elderson menyatakan bahwa perkembangan terkait model AI, terutama kecepatan kemajuanannya, perlu ditangani lebih cepat.

Sementara itu, beberapa bank besar di AS, termasuk JPMorgan Chase, Goldman Sachs, Citigroup, Bank of America, dan Morgan Stanley, telah diberikan akses preview terkendali ke Mythos. Tidak ada bank Eropa yang diberikan akses ke Mythos sejak waktu penulisan. Namun, ECB berharap terjadi kolaborasi antara pemberi pinjaman AS dan Eropa mengenai masalah ini. ECB juga berpendapat bahwa bank-bank di yurisdiksinya perlu bersiap menghadapi ancaman yang ditimbulkan oleh Mythos dan solusi serupa lainnya.

Terkait: ECB Menetapkan Syarat untuk Tokenisasi di Pasar Modal Eropa

Penafian: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Artikel ini tidak merupakan nasihat keuangan atau nasihat apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan apa pun yang terkait dengan perusahaan.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.