Pedagang Polymarket memperkirakan peluang tindakan tegas pemerintah AS terhadap model AI Tiongkok sebesar 26%. Itu bukan lemparan koin, tetapi cukup tinggi untuk membuat ruang rapat cemas.
Pasar prediksi yang diluncurkan pada 3 Juli menanyakan apakah pemerintah federal akan secara resmi membatasi akses publik terhadap setidaknya satu model AI Tiongkok utama sebelum 31 Desember 2026. Daftar target yang memenuhi syarat terdiri dari perusahaan teknologi Tiongkok terkemuka: DeepSeek, ERNIE milik Baidu, Qwen milik Alibaba, ByteDance, Kimi K3 milik Moonshot AI, MiniMax, Hunyuan milik Tencent, dan Zhipu AI.
Dari alat pinggiran menjadi ancaman utama
Penggunaan model China di platform seperti OpenRouter telah meningkat dari sekitar 2% menjadi sekitar 30% pada pertengahan 2026. Hampir sepertiga dari beban kerja AI yang berjalan melalui salah satu layanan routing paling populer kini menyentuh model yang dibangun di China.
Bandung bukan bersifat ideologis. Ini bersifat ekonomis. Model-model seperti DeepSeek dan Kimi K3 milik Moonshot menawarkan kemampuan yang kompetitif dengan harga lebih rendah dibandingkan mitra Amerika mereka dari OpenAI dan Anthropic.
Lanskap kebijakan: larangan, sanksi, dan sinyal campur aduk
Beberapa agensi Departemen Perdagangan telah melarang DeepSeek dari perangkat pemerintah. Negara bagian seperti Virginia, Texas, dan New York juga mengikuti dengan menerapkan pembatasan mereka sendiri. Kekhawatiran ini berpusat pada keamanan nasional dan pencurian kekayaan intelektual potensial, argumen yang sama yang memicu skandal TikTok.
Menteri Keuangan Scott Bessent secara terbuka mendukung model AI sumber terbuka, tetapi juga menyatakan niat pemerintah untuk memberikan sanksi terhadap model Tiongkok mana pun yang ditemukan terlibat dalam pencurian IP.
Apa artinya ini bagi investor kripto dan teknologi
Pasar prediksi seperti Polymarket telah menjadi sinyal yang semakin penting bagi investor kripto-natif yang memantau risiko regulasi di seluruh tumpukan teknologi. Platform yang dibangun di atas Polygon ini memproses volume perdagangan jutaan dolar pada hasil politik dan kebijakan.
Jika pembatasan benar-benar terwujud, penyedia cloud, platform API, dan bisnis apa pun yang telah mengintegrasikan model Tiongkok ke dalam alur kerja produksi akan menghadapi biaya migrasi paksa. Secara khusus untuk sektor AI, larangan tersebut akan sementara waktu mengurangi tekanan kompetitif terhadap OpenAI, Anthropic, dan Google.
Angka adopsi 30% untuk model-model Tiongkok di OpenRouter juga memiliki implikasi bagi proyek-proyek infrastruktur AI terdesentralisasi. Jika platform terpusat menjadi tunduk pada pembatasan pemerintah, permintaan terhadap jaringan inferensi AI tanpa izin bisa melonjak.
Investor harus memperhatikan dua hal secara seksama. Pertama, apakah probabilitas di Polymarket meningkat seiring mendekatnya akhir tahun, karena pergerakan dari 26% menuju 40% atau lebih tinggi akan menunjukkan bahwa para insider telah memperhitungkan tindakan kebijakan nyata. Kedua, apakah negara bagian atau lembaga federal tambahan akan memperluas larangan perangkat menjadi pembatasan akses yang lebih luas.
