Menurut laporan BlockBeats, pada 6 Januari, platform pasar prediksi Polymarket baru-baru ini memperbarui dokumen resminya, menunjukkan bahwa mereka telah mengenakan biaya transaksi hanya untuk taker (pembeli) di pasar kenaikan dan penurunan aset kripto dengan siklus 15 menit. Ini menandai adanya penyesuaian terhadap model transaksi "tanpa biaya" yang selama ini diterapkan.
Berdasarkan pembaruan tersebut, biaya transaksi yang terkait akan digunakan untuk mendanai insentif likuiditas penawar pasar (market maker). Semua biaya yang dibayarkan oleh taker akan dikembalikan harian dalam bentuk USDC kepada pemberi likuiditas, bukan disimpan oleh platform. Penyesuaian ini hanya berlaku untuk pasar kripto 15 menit, sementara sebagian besar pasar lainnya tetap mempertahankan tarif nol.
Tingkat biaya transaksi berubah sesuai dengan probabilitas pasar. Biaya akan mencapai nilai tertinggi ketika harga mendekati 50%, dan akan mendekati nol ketika probabilitas mendekati 0% atau 100%. Dengan contoh resmi, jika 100 kontrak diperdagangkan pada harga 0,50 dolar, biaya transaksi sekitar 1,56 dolar, yang sekitar 3% dari nilai transaksi pada titik tertinggi kurva tarif.
Perubahan ini tidak diumumkan secara resmi, tetapi riwayat dokumen menunjukkan bahwa ketentuan terkait merupakan konten baru. Komunitas secara umum menganggap perubahan ini bukan berarti platform beralih sepenuhnya ke model berbayar, melainkan optimasi struktur pasar terhadap robot berfrekuensi tinggi dan transaksi yang memanipulasi volume, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas likuiditas dan memperkecil spread. Polymarket menyatakan bahwa pasar acara jangka panjang, pasar politik, serta pasar prediksi non-kripto tidak terpengaruh, dan dampak keseluruhan terhadap pengguna biasa terbatas.

