Skeptis kripto jangka panjang Peter Schiff memperbarui peringatannya tentang prospek bitcoin, memperingatkan investor bahwa penurunan lebih lanjut bisa muncul jika kondisi pasar memburuk.
Poin Utama
- Schiff memperingatkan bahwa tembusan tegas di bawah $50.000 bisa memicu penjualan yang dipercepat untuk bitcoin.
- Ia memproyeksikan bahwa tekanan berkelanjutan dapat mendorong bitcoin turun ke $20.000, penurunan 84% dari tertinggi sepanjang masa di bulan Oktober di atas $126.000.
- Schiff adalah kritikus paling sering terhadap bitcoin, dengan setidaknya 22 prediksi publik tentang kegagalannya yang tercatat sejak 2010.
- Dia telah membuat lebih dari 200 pernyataan bearish mengenai bitcoin sejak 2011, secara konsisten mempertanyakan nilai intrinsik dan daya tahan jangka panjangnya.
Schiff Menandai $50K sebagai Tingkat Risiko Kunci
Dalam postingan yang diterbitkan pada hari Kamis di X, Schiff mengatakan bahwa tembusan tegas di bawah level $50.000 dapat memicu penjualan yang dipercepat. Ia menyarankan bahwa, di bawah tekanan berkelanjutan, Bitcoin pada akhirnya mungkin kembali menguji level $20.000. Ini akan merepresentasikan penurunan 84% dari tertinggi sepanjang masa di atas $126.000 yang dicapai pada bulan Oktober.
Ketika diminta menjelaskan dasar teknis untuk proyeksi ini, Schiff tidak menyebut indikator spesifik. Sebaliknya, ia menekankan volatilitas intrinsik bitcoin, menunjukkan sejarah kenaikan tajam diikuti koreksi tajam sebagai bukti ketidakstabilan struktural.
Meskipun ada peringatannya, Bitcoin menunjukkan ketahanan jangka pendek. Pada pagi Jumat, harga Bitcoin berada di $68.134, naik 1,5% dalam 24 jam terakhir.
Tetapi setiap kali bitcoin mencapai level tertinggi baru, para pendorong mengklaim bahwa volatilitas semacam itu sudah menjadi masa lalu. Kemudian setelah crash, mereka mengatakan, oh, memang begitulah cara bitcoin bekerja. Volatilitas adalah fitur, bukan bug.
— Peter Schiff (@PeterSchiff) February 19, 2026
Sejarah Panggilan Bearish
Komentar terbaru Schiff selaras dengan kritiknya yang sudah lama terhadap aset digital. Memang, ia secara konsisten mempertanyakan nilai intrinsik Bitcoin dan daya tahan jangka panjangnya sejak tahun-tahun awalnya.
Situs Bitcoin Deaths, yang mencatat pengumuman publik tentang kematiannya sejak 2010, mengidentifikasi Schiff sebagai kritikus paling sering muncul. Secara khusus, platform ini mencatat setidaknya 22 kali ia memprediksi kehancuran mata uang kripto tersebut.
Skeptik terkemuka lainnya termasuk Warren Buffett, Steve Hanke, Nouriel Roubini, dan CEO JPMorgan Jamie Dimon.
Selain itu, data yang dikumpulkan oleh CryptoPotato menunjukkan bahwa Schiff telah membuat lebih dari 200 pernyataan bearish sejak 2011. Peringatan publik pertamanya berasal dari Juni tahun itu. Dalam sebuah siaran radio, ia berargumen bahwa bitcoin tidak memiliki nilai intrinsik dan pada akhirnya bisa menjadi tidak bernilai.
Secara keseluruhan, catatan-catatan ini menunjukkan pola yang konsisten dalam pandangan Schiff.
Perdebatan Mengenai Pengaruh Institusional
Sementara Schiff mengaitkan potensi risiko penurunan dengan meningkatnya hiperbola, leverage, dan partisipasi institusional, analis lain menafsirkan perkembangan ini secara berbeda.
Dalam penilaian Schiff, paparan institusional yang lebih besar dapat memperparah kerugian selama penurunan. Ia percaya bahwa posisi yang lebih besar dan modal pinjaman dapat memperbesar volatilitas.
Sebaliknya, beberapa pengamat pasar berpendapat bahwa keterlibatan institusional telah memperkuat ekosistem. Mereka menunjuk pada likuiditas yang lebih dalam dan solusi penitipan yang terregulasi sebagai faktor penstabil. Menurut mereka, permintaan struktural saat ini lebih kuat dibandingkan selama penurunan kripto pada 2018 dan 2022.
Pembagian ini menyoroti perdebatan berkelanjutan mengenai apakah adopsi massal meningkatkan kerentanan atau ketahanan.
Proyeksi Bullish dan Pemantauan Legislasi
Sementara Schiff tetap berhati-hati, beberapa lembaga keuangan besar tetap mempertahankan proyeksi optimis. Baik Bernstein maupun Standard Chartered telah menegaskan kembali target harga Bitcoin akhir tahun mereka sebesar $150.000, meskipun aset ini berkonsolidasi di bawah $70.000.
Sementara itu, para pedagang secara dekat memantau perkembangan undang-undang CLARITY Act yang diusulkan, yang menurut banyak pihak dapat memberikan kepastian regulasi dan melepaskan aliran institusional lebih lanjut. Para pendukung berpendapat bahwa aturan yang lebih jelas dapat memicu momentum kenaikan yang baru.
Saat ini, bitcoin tetap berada pada titik krusial. Schiff memperingatkan bahwa penembusan di bawah level support utama bisa memicu koreksi tajam. Pada saat yang sama, lembaga keuangan besar terus memproyeksikan potensi kenaikan signifikan, menegaskan perbedaan tajam dalam ekspektasi mengenai mata uang kripto terbesar di dunia.
DisClamier: Konten ini bersifat informasional dan tidak boleh dianggap sebagai saran keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup pendapat pribadi penulis dan tidak mencerminkan pendapat The Crypto Basic. Pembaca didorong untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. The Crypto Basic tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.

