- Peter Schiff memprediksi Tether pada akhirnya akan melampaui bitcoin dan ethereum.
- Market cap Tether sebesar $187,35 miliar kini berada hanya $28,68 miliar di bawah valuasi ETH sebesar $216,03 miliar.
- Bitcoin tetap jauh di depan pada $1,286 triliun, artinya USDT perlu berkembang hampir 6,9 kali.
Peter Schiff telah bertahun-tahun berargumen menentang Bitcoin, dan prediksi terbarunya bukan tentang emas atau suku bunga, tetapi tentang stablecoin.
Ekonom dan kritikus Bitcoin jangka panjang mengatakan kapitalisasi pasar Tether pada akhirnya akan melebihi Ethereum dan bitcoin. Menurutnya, cerita pertumbuhan nyata dalam kripto bukan lagi aset spekulatif, tetapi dolar digital yang bergerak melalui jaringan pembayaran, sistem penyelesaian, dan perdagangan global.
Tether Berada dalam Jarak yang Dekat dengan Ethereum
Bitcoin tetap menjadi aset kripto terbesar dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,286 triliun. Ethereum berada di peringkat kedua dengan $216,03 miliar, dan Tether kini bernilai $187,35 miliar. Ini meninggalkan selisih hanya $28,68 miliar antara Ethereum dan Tether.
Pada level saat ini, USDT perlu tumbuh sekitar 15,3% untuk menyamai nilai pasar ethereum jika ETH tetap tidak berubah.
Kesenjangan terlihat bahkan lebih kecil ketika dilihat melalui pasokan yang beredar. Tether memiliki 187,52 miliar USDT yang beredar, sementara pasokan beredar Ethereum berada di 120,68 juta ETH.
Selama bertahun-tahun, ethereum mempertahankan keunggulan besar atas setiap stablecoin. Keunggulan ini telah menyempit secara signifikan seiring meningkatnya permintaan akan dolar digital.
Jika pertumbuhan stablecoin berlanjut pada laju saat ini sementara Ethereum kesulitan memulihkan momentumnya, perpindahan Tether ke posisi kedua menjadi skenario yang realistis, bukan sekadar teoretis.
Mengapa Stablecoin Tumbuh Lebih Cepat
Pendorong pertumbuhan adalah penggunaan. Stablecoin semakin sering digunakan untuk pembayaran, pengiriman uang, operasi kas, penyelesaian, dan transfer lintas batas.
Laporan menunjukkan Stripe, Visa, Mastercard, dan Coinbase sedang bekerja pada inisiatif stablecoin yang bisa menantang penerbit yang ada seperti Tether dan Circle. Mastercard juga telah memperluas dukungan untuk sistem penyelesaian berbasis blockchain.
Namun, perubahan ini tidak terbatas pada Amerika Serikat. Transaksi stablecoin institusional tumbuh di seluruh UEA. Hong Kong telah meluncurkan kerangka lisensi stablecoin. Bank-bank Korea Selatan sedang mengeksplorasi stablecoin yang didukung won. Grup keuangan di Jepang dan Singapura sedang mengembangkan produk serupa.
Menurut perkiraan industri, sekitar 10% aliran uang kiriman dari Amerika Serikat ke India dan Meksiko sudah berpindah melalui stablecoin yang didukung dolar. Koridor perdagangan besar di Asia juga melihat peningkatan aktivitas penyelesaian menggunakan stablecoin.
Apakah Prediksi Schiff Mungkin?
Mengalahkan Ethereum adalah satu hal. Namun, mengalahkan bitcoin adalah hal lain. Kapitalisasi pasar bitcoin saat ini berada di $1,286 triliun, dibandingkan dengan Tether sebesar $187,35 miliar.
Perbedaannya sekitar $1,099 triliun. Untuk menyamai ukuran bitcoin saat ini, USDT perlu berkembang hampir 6,9 kali dari level saat ini.
Ini akan memerlukan ekspansi besar-besaran dalam adopsi stablecoin di seluruh pembayaran global, perbankan, perdagangan, dan pasar keuangan. Perhitungan menunjukkan bahwa melebihi ethereum adalah kemungkinan jangka pendek.
Di sisi lain, melebihi bitcoin akan memerlukan transformasi yang jauh lebih besar terhadap sistem keuangan global.
Penafian: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Artikel ini tidak merupakan nasihat keuangan atau nasihat apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan apa pun yang terkait dengan perusahaan.



