Pesan BlockBeats, 19 Mei, juri AS menolak gugatan senilai $150 miliar yang diajukan Musk terhadap OpenAI. Juri hanya membutuhkan kurang dari dua jam untuk menyimpulkan bahwa gugatan tersebut telah melewati batas waktu hukum, dan hakim kemudian secara resmi menolak kasus ini. Kemenangan ini dianggap sebagai salah satu hambatan utama dalam memajukan IPO OpenAI. Laporan menyebutkan bahwa OpenAI paling awal dapat memulai pencatatan saham tahun ini, dengan valuasi perusahaan saat ini mencapai $730 miliar.
Namun, OpenAI masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk persaingan ketat dari raksasa AI seperti Anthropic dan Google, serta risiko gugatan terkait pelanggaran hak cipta, kesalahan yang menyebabkan kematian, dan sebagainya. Pihak Musk juga telah menyatakan akan terus mengajukan banding.
Gugatan ini awalnya diajukan pada 2024, di mana Musk menuduh CEO OpenAI Sam Altman dan lainnya melanggar tujuan awal berdirinya OpenAI dengan memprioritaskan kepentingan bisnis di atas kepentingan publik. Musk pernah menjadi salah satu pendiri OpenAI pada 2015, tetapi kemudian meninggalkan perusahaan akibat persaingan kekuasaan.
