OpenAI Rilis GPT-6 Astra, Klaim Itu Menandai Dimulainya Era AGI

iconChaincatcher
Bagikan
AI summary iconRingkasan
OpenAI merilis GPT-6 Astra pada hari Kamis, menandai langkah besar dalam pengembangan AI. Model ini memenuhi standar AGI, menyamai atau melebihi kinerja manusia. Ia mendapat skor 100% pada benchmark ExploitBench dan unggul dibanding GPT-5.6 Sol dalam tes yang melibatkan kerentanan mesin JavaScript Google V8. Astra menemukan dan menggabungkan dua eksploit zero-day baru. OpenAI mengatakan sistem ini lebih sulit dipantau daripada model sebelumnya. Berita on-chain ini menyoroti momen penting dalam berita kripto.

ChainCatcher melaporkan, OpenAI secara resmi meluncurkan GPT-6 Astra pada hari Kamis, dengan presiden Greg Brockman menyebutnya sebagai "lompatan generasi dalam kemampuan" di konferensi pers, dan berpendapat bahwa model ini telah memenuhi standar Kecerdasan Buatan Umum (AGI), yaitu kemampuan AI untuk menyamai atau melampaui kemampuan manusia. Brockman menyatakan: "Selamat datang di era AGI." Jika penilaian ini benar, berarti agen AI akan semakin dekat dalam melakukan tugas-tugas kompleks yang sebelumnya hanya bisa dilakukan manusia, bahkan lebih dari itu. GPT-6 Astra adalah model pertama OpenAI yang melewati ambang "kritikal" dalam sistem penilaian kemampuan berbahaya internalnya, Preparedness Framework, yang berarti model ini mampu secara mandiri menemukan kerentanan perangkat lunak yang sebelumnya tidak diketahui (zero-day vulnerabilities) dan menghubungkannya menjadi serangan yang dapat dijalankan pada sistem yang telah diperkuat tanpa pengawasan manual bertahap. Dalam pengujian, model ini mencapai skor 100% pada benchmark ExploitBench; untuk menghilangkan kemungkinan skor tinggi akibat mengingat jawaban, OpenAI melakukan pengujian ulang menggunakan 20 kerentanan terbaru dari mesin JavaScript Google V8, di mana Astra tidak hanya melampaui pendahulunya GPT-5.6 Sol, tetapi juga menemukan dan menghubungkan dua kerentanan zero-day yang sebelumnya tidak diketahui, dan kerentanan terkait saat ini sedang didiskusikan dengan pihak pemelihara yang terdampak. Karena sifatnya yang sangat otonom, tingkat kesulitan pemantauan Astra juga meningkat. OpenAI mengakui bahwa dalam pengujian kemampuannya untuk menghindari pengawasan, model ini jauh lebih sulit dilacak dibanding sistem sebelumnya.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.