Musim pajak bukanlah momen yang dianggap menyenangkan oleh siapa pun. Bukan untuk akuntan, bukan untuk klien, dan pastinya bukan untuk orang-orang yang harus merekonsiliasi data K-1 yang berantakan pada pukul 2 pagi. OpenAI dan Thrive Holdings percaya mereka telah menciptakan solusi yang dapat membantu: sistem AI yang terus meningkat, yang mampu menyusun laporan pajak dengan akurasi hingga 97% dan semakin baik seiring semakin sering digunakan.
Program percontohan berjalan melalui Crete Professional Alliance, jaringan lebih dari 30 firma akuntansi, dan memproses 7.000 laporan pajak yang terutama berfokus pada pengajuan 1040 dan 1041. Hasilnya, menurut standar AI perusahaan, benar-benar mengesankan.
Bagaimana sistem sebenarnya bekerja
Tax AI dibangun di atas teknologi OpenAI Codex, dan fitur utamanya bukanlah angka akurasi itu sendiri, melainkan loop peningkatan mandiri.
Berikut cara kerjanya. Sistem menerima umpan balik langsung dari praktisi, jejak produksi penuh dari koreksi dan pengajuan sebelumnya, lalu menggunakan Codex untuk menjalankan evaluasi terfokus dan modifikasi kode sebagai respons terhadap masalah yang sering terjadi. Dalam bahasa Inggris: setiap kali akuntan manusia memperbaiki sesuatu yang salah dilakukan AI, sistem belajar dari koreksi tersebut dan memperbarui dirinya sendiri.
Umpan balik tersebut menghasilkan hasil yang terukur dalam waktu yang sangat singkat. Pada peluncuran, hanya 25% dari hasil yang mencapai 75% kelengkapan bidang yang benar. Enam minggu kemudian, angka tersebut meningkat menjadi 86%. Sistem juga mencatat keuntungan pada ambang akurasi 90% dan 100%.
Pengiriman awal tidak ditujukan untuk pengembalian W-2 sederhana yang hampir mengajukan diri sendiri. Itu menargetkan pengembalian dengan tingkat kompleksitas menengah hingga tinggi yang melibatkan dokumen rumit dan data K-1, jenis pekerjaan yang menghabiskan paling banyak jam tagih dan menghasilkan paling banyak kesalahan.
Praktisi yang menggunakan sistem melaporkan menghemat sekitar sepertiga waktu persiapan mereka, sementara throughput meningkat sekitar 50%.
Hubungan bisnis di balik teknologi
OpenAI dan Thrive Holdings tidak hanya saling berjabat tangan dalam kesepakatan lisensi. OpenAI memperoleh saham di Thrive Holdings sejak Desember 2025, dan insinyur mereka bekerja sama selama enam bulan untuk membangun sistem tersebut. Kerangka teknis secara resmi diumumkan pada 27 Mei 2026.
Satu detail yang patut diperhatikan: Thrive Holdings memiliki hak kekayaan intelektual dan produk hasil kolaborasi tersebut. Itu adalah perjanjian yang agak tidak biasa di dunia kemitraan AI Big Tech, di mana penyedia model biasanya mempertahankan hak IP yang signifikan.
