Raksasa telekomunikasi Timur Tengah baru saja menanamkan benderanya di salah satu pasar infrastruktur AI dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Ooredoo Group telah meluncurkan Zankore, yang dipasarkan sebagai platform komputasi AI dan neocloud pertama di Indonesia, dengan rencana untuk meningkatkan kapasitas AI hingga 1 gigawatt dalam tiga tahun.
Aliansi di balik platform
Zankore bukanlah tindakan tunggal. Platform ini sedang dibangun melalui aliansi antara Ooredoo Group, anak perusahaannya di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Nvidia, dan Nokia.
Nvidia membawa platform superkomputing dan teknologi komputasi akselerasi terbarunya ke meja. Peran Nokia berfokus pada modernisasi jaringan akses radio 5G untuk mendukung konektivitas latensi rendah dan throughput tinggi yang dibutuhkan oleh pelatihan model AI skala besar.
Pipa perusahaan sudah bergerak. Zankore Hypercloud Singapore Pte. Ltd. didirikan pada April 2026, menunjukkan bahwa operasi ini memiliki dua pusat di Asia Tenggara, yaitu Indonesia dan Singapura.
IOH juga mencatatkan pencapaian pertama yang signifikan. Pada tahun 2025, IOH menjadi operator telekomunikasi pertama di Asia Tenggara yang secara komersial menerapkan teknologi AI-RAN, serta hanya menjadi yang ketiga di dunia yang melakukannya. AI-RAN memanfaatkan pembelajaran mesin untuk mengoptimalkan cara jaringan radio mengalokasikan sumber daya, membuat jaringan seluler menjadi lebih cerdas dan efisien tanpa harus membangun menara tambahan.
Mengapa Asia Tenggara, mengapa sekarang
Indonesia, dengan populasi di atas 270 juta dan ekonomi yang cepat digitalisasi, merupakan pasar paling menarik di kawasan ini untuk jenis peluang ini. Negara ini secara aktif menarik investasi pusat data dan infrastruktur AI, dan Ooredoo sedang memposisikan Zankore sebagai solusi atas permintaan perusahaan akan kemampuan AI yang dihosting secara lokal.
Sejak 2024, Ooredoo Group telah mengimplementasikan platform AI berbasis Nvidia di seluruh wilayah MENA, berinvestasi dalam cloud AI kedaulatan dan penawaran GPU-as-a-Service. Zankore merupakan perpanjangan dari strategi tersebut ke geografi baru.
Apa artinya ini bagi ekonomi komputasi
Target 1 GW Ooredoo ambisius menurut standar apa pun. Sebagai perbandingan, hyperscaler besar seperti Microsoft dan Google telah berlomba-lomba untuk mengamankan kapasitas daya dalam ratusan megawatt untuk pusat data AI mereka sendiri.
Sudut Nokia layak diawasi karena alasan yang berbeda. Integrasi AI-RAN dengan infrastruktur komputasi awan menciptakan tumpukan terintegrasi secara vertikal di mana jaringan itu sendiri menjadi dioptimalkan oleh AI.
Investor yang memantau persimpangan AI dan aset digital harus memperhatikan seberapa cepat Zankore meningkatkan kapasitas yang benar-benar dijalankan dibandingkan target 1 GW-nya. Sinyal yang lebih luas jelas: perang untuk mendominasi komputasi AI sedang menjadi global, dan Asia Tenggara sedang menjadi medan pertempuran utama. Operator telekomunikasi tradisional tidak lagi puas hanya menyediakan konektivitas—mereka juga ingin menguasai lapisan komputasi.
