Studi NY Fed: De-Dolarisasi Dolar Tidak Sistemik, Lebih Sedikit Bank Sentral Menjual Dolar

iconKuCoinFlash
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Berdasarkan studi Federal Reserve New York pada 7 September 2026, de-dollarisasi tetap terbatas, dengan bank sentral terbagi rata antara membeli dan menjual dolar sejak 2015. Penurunan cadangan dolar mencerminkan beberapa manajer utama, bukan tren luas. Sebagian besar perubahan dilakukan untuk likuiditas dan stabilitas, bukan karena kekhawatiran CFT. Kekuatan dolar dibandingkan kripto tetap menjadi topik utama, karena pelemahan dolar pada Januari menyebabkan kerugian pasif, bukan penjualan aktif.

Pesan BlockBeats, 7 September, penelitian terbaru dari Federal Reserve Bank of New York menunjukkan bahwa meskipun persentase dolar AS dalam cadangan valuta asing resmi global turun dari 64% menjadi 56% dalam sepuluh tahun terakhir, perubahan ini tidak berarti bahwa bank sentral global secara sistematis mengurangi aset dolar. Para peneliti menyatakan bahwa hampir tidak ada bukti bahwa pihak resmi sedang melakukan diversifikasi investasi yang luas untuk meninggalkan dolar.


Penelitian menunjukkan bahwa sejak 2015, jumlah negara yang meningkatkan dan mengurangi aset dolar dalam dua tahap berbeda kurang lebih seimbang. Penurunan pangkat cadangan dolar didorong terutama oleh penyesuaian terpusat dari beberapa manajer cadangan besar, bukan oleh redistribusi aset global yang luas. Antara 2015 dan 2019, perubahan terkait terutama didorong oleh dua bank sentral; antara 2019 dan 2023, Meksiko dan Maroko juga menjadi faktor penting.


Federal Reserve Bank of New York menyatakan bahwa penyesuaian cadangan devisa sebagian besar ekonomi masih terutama bertujuan untuk memenuhi kebutuhan likuiditas dolar, pengelolaan nilai tukar, dan merespons guncangan arus kas, bukan menghindari dolar secara aktif.


Selain itu, data IMF juga menunjukkan bahwa persentase cadangan dolar pada Januari tahun ini turun ke level terendah sejak 1995, sebagian besar dipengaruhi oleh pelemahan nilai tukar dolar yang menyebabkan penurunan nilai pasif pada aset cadangan, bukan karena penjualan besar-besaran dolar oleh bank sentral negara-negara.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.