NXP Semiconductors sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi Ambarella, spesialis chip AI edge di balik prosesor visi yang mempower kamera otomotif dan sistem self-driving. Financial Times pertama kali melaporkan pembicaraan tersebut pada 31 Juli 2026, dan meskipun tidak ada jaminan kesepakatan, pasar bereaksi segera: saham Ambarella melonjak, sementara saham NXP jatuh lebih dari 3%.
Apa yang sebenarnya dilakukan Ambarella
Ambarella memproduksi chip yang memproses data visual di tepi, artinya di dalam kamera atau sensor itu sendiri, bukan mengirim rekaman mentah ke komputer pusat. Perusahaan ini memiliki valuasi pasar sekitar $3,3 miliar. Pada Mei 2026, perusahaan mengumumkan kemitraan jangka panjang dengan Hanwha yang dapat menghasilkan lebih dari $800 juta dalam pendapatan selama durasi kemitraan.
Ini juga bukan pertama kalinya Ambarella menjajaki pilihan strategisnya. Sekitar pertengahan 2025, perusahaan dilaporkan sedang mempertimbangkan kemungkinan penjualan, sebuah proses yang membuat sahamnya naik lebih dari 20% pada saat itu. Pembahasan saat ini dengan NXP tampaknya merupakan hasil yang lebih nyata dari tinjauan luas tersebut.
Mengapa NXP menginginkan ini
NXP sudah menjadi salah satu pemasok semikonduktor dominan bagi industri otomotif, dengan chip yang mencakup jaringan di dalam mobil, radar, mikrokontroler, dan pemrosesan aman. NXP melaporkan pendapatan kuartal kedua 2026 sebesar $3,5 miliar, meningkat 19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. NXP memproyeksikan bahwa pendapatan otomotif akan menyumbang sekitar separuh dari total pendapatan perusahaan pada tahun 2026.
Untuk Ambarella, NXP membawa puluhan tahun kehadiran tertanam di hampir semua produsen mobil global dan pemasok tingkat satu, yang akan mempercepat jalur Ambarella masuk ke rantai pasok otomotif secara skala besar.
