Harga saham NVIDIA sempat naik ke level $223,75 pada sesi Senin, sebelum kembali turun mendekati $217. Sambil pasar terus menyerap rencana produksi chip AI generasi berikutnya, kapitalisasi pasar perusahaan chip ini sempat menyentuh $5,4 triliun, memperkuat posisinya sebagai pemimpin di pasar saham teknologi global.
Ekspektasi produksi massal Vera Rubin meningkat
Faktor utama yang mendorong penguatan harga saham adalah harapan pasar yang lebih jelas mengenai jadwal produksi massal chip AI seri Vera Rubin dan permintaan pelanggan. Laporan menyebutkan bahwa NVIDIA telah hampir memastikan ritme produksi terkait, sekaligus mendapatkan dukungan pembelian dari pelanggan utama.
Pelanggan potensial yang akan menerima pengiriman pertama, termasuk Microsoft, Google, Amazon, Meta, dan Oracle. Perusahaan-perusahaan ini terus memperluas investasi dalam infrastruktur AI, dengan pusat data, perangkat jaringan, dan penyebaran daya komputasi tetap menjadi fokus pengeluaran modal.
Kolaborasi NVIDIA dengan mitra manufaktur ODM juga mendapat perhatian. Selama beberapa tahun terakhir, gelombang AI telah mendorong permintaan GPU, menyebabkan pasokan yang terus-menerus ketat. Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa NVIDIA masih memperkuat kemampuan organisasi rantai pasokan untuk mendukung peluncuran massal produk generasi baru.
Pengeluaran AI masih berkembang
Dalam satu tahun terakhir, harga saham NVIDIA naik lebih dari 77%; jika diperpanjang ke tiga tahun, kenaikannya mendekati 669%; dan kenaikan kumulatif lima tahun melebihi 1480%. Sebagai perbandingan, indeks S&P 500 selama periode yang sama naik sekitar 81%.
Di balik kenaikan ini terdapat perubahan fokus bisnis NVIDIA. Perusahaan sudah lama tidak lagi hanya dikenal karena kartu grafis gaming, tetapi bisnis pusat data telah menjadi mesin pertumbuhan utama. Seiring para penyedia cloud mempercepat penerapan sistem AI, GPU NVIDIA terus mendukung model besar yang dikembangkan oleh lembaga-lembaga seperti OpenAI, Anthropic, Google, dan Meta.
Evaluasi tinggi dan ekspektasi tinggi berjalan beriringan
Pasar saat ini menilai bahwa siklus investasi AI masih berada di tahap awal, dan perusahaan teknologi besar akan terus meningkatkan pengeluaran terkait. Ini juga merupakan alasan utama mengapa dana terus memburu pemimpin AI seperti NVIDIA.
Namun, sebagian analis juga memperingatkan bahwa ekspektasi pasar terhadap pertumbuhan AI saat ini sudah sangat tinggi. Jika pengeluaran AI perusahaan melambat, atau rantai pasok semikonduktor mengalami gangguan lagi, saham chip yang sebelumnya mengalami kenaikan signifikan mungkin menghadapi tekanan.
Saat ini, kemajuan Vera Rubin memberikan narasi pertumbuhan baru bagi NVIDIA dan terus menempatkannya di pusat perlombaan infrastruktur AI kali ini.
