CEO NVIDIA Mendesak Ekosistem AI Terbuka dan Tertutup untuk Keamanan Siber

iconKuCoinFlash
Bagikan
AI summary iconRingkasan
CEO NVIDIA Jensen Huang menyerukan ekosistem AI yang seimbang yang menggabungkan model terbuka dan tertutup untuk memperkuat keamanan siber. Selama insiden Hugging Face, model tertutup memperlambat forensik, sementara model berbobot terbuka membantu membatasi kerusakan. Hal ini mendorong peluncuran Open Secure AI Alliance, sebuah kelompok yang berfokus pada keamanan AI. Langkah ini selaras dengan pertumbuhan ekosistem yang sedang berlangsung dalam berita AI dan kripto.

Odaily Planet Daily melaporkan bahwa CEO NVIDIA, Jensen Huang, menulis di platform X bahwa seiring penyerang mulai memanfaatkan AI terdepan, para pembela juga memerlukan ekosistem AI terdepan yang terdiri dari model open-source dan proprietary, serta mengandalkan komunitas pengembang global untuk meningkatkan kemampuan keamanan. Ia mengungkapkan bahwa dalam insiden keamanan Hugging Face sebelumnya, AI proprietary menghambat forensik kritis, sementara model terdepan dengan bobot terbuka membantu menahan intrusi. Inilah alasan di balik pendirian Open Secure AI Alliance.

Sebelumnya, NVIDIA mengumumkan bersama beberapa anggota pendiri membentuk Open Security AI Alliance untuk mendorong keamanan dan perlindungan kecerdasan buatan.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.