Hampir 80% Proyek Kripto yang Diretas Gagal Pulih Sepenuhnya, Keterpurukan Operasional dan Kepercayaan Teridentifikasi sebagai Faktor Utama

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Berita on-chain pada 18 Januari 2026 mengungkapkan bahwa hampir 80% proyek kripto yang menjadi korban peretasan besar tidak pernah sepenuhnya pulih. Mitchell Amador, CEO Immunefi, menekankan bahwa sebagian besar protokol tidak siap menghadapi pelanggaran keamanan, yang menyebabkan respons insiden yang buruk. Beberapa jam pertama setelah terjadi pelanggaran keamanan merupakan masa yang paling merusak, dengan tim sering bingung dan meremehkan dampaknya. Proyek-proyek seringkali menghindari menghentikan kontrak pintar untuk melindungi reputasi mereka, yang menyebabkan gangguan komunikasi dan kepanikan. Kegagalan sistem operasional dan kepercayaan, bukan kerugian dana awal, merupakan alasan utama kegagalan.

Menurut laporan dari Cointelegraph, pada 18 Januari, Mitchell Amador, CEO platform keamanan Web3 Immunefi, menyatakan bahwa hampir 80% proyek kripto yang mengalami serangan peretasan besar tidak pernah sepenuhnya pulih. Kebanyakan protokol tidak memahami seberapa besar risiko peretasan yang mereka hadapi, dan juga tidak siap secara operasional menghadapi kejadian keamanan besar.


Mitchell Amador mengatakan bahwa jam-jam pertama setelah adanya kerentanan biasanya paling merusak. Tanpa rencana respons insiden yang telah disusun sebelumnya, tim akan ragu-ragu, berdebat tentang langkah selanjutnya, dan meremehkan seberapa dalam dampak yang mungkin ditimbulkan oleh kerentanan tersebut. Waktu ini sering menjadi momen kritis di mana terjadi kerugian tambahan.


Karena khawatir reputasi mereka akan tercemar, pihak proyek seringkali tidak berani menghentikan kontrak pintar, sementara komunikasi dengan pengguna sepenuhnya terputus. Berdiam diri sering kali memperparah kepanikan, bukan mengendalikan masalah. Hampir 80% proyek yang menjadi korban peretasan tidak pernah sepenuhnya pulih, bukan karena kerugian dana awal, tetapi karena kehancuran sistem operasional dan kepercayaan selama proses penanganannya.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.