Berita ME, 29 Agustus (UTC+8), pasar saham AS sempat memulihkan preferensi risiko setelah laporan keuangan NVIDIA, tetapi pidato Jackson Hole segera mengembalikan tekanan suku bunga ke pusat perhatian pasar. Indeks S&P 500 ditutup sedikit turun pada hari Jumat, sementara Nasdaq turun sekitar 0,5%, tetapi kedua indeks tersebut tetap mengalami kenaikan sepanjang minggu, menunjukkan bahwa kinerja pemimpin AI masih mendukung pasar secara keseluruhan, meskipun aset dengan valuasi tinggi semakin sensitif terhadap sinyal kebijakan. Tim Michael Hartnett dari Bank of America memperingatkan bahwa bull market di pasar saham AS meskipun terus "mengabaikan" konflik geopolitik dan koreksi saham teknologi musim panas, mungkin menghadapi ujian realitas di musim gugur. Bank ini berpendapat bahwa pasar saat ini masih berada dalam "konsensus musim panas", di mana investor terus membeli aset berisiko seperti saham; namun, ketika volatilitas obligasi, ketidakpastian kebijakan, dan risiko politik berkembang secara bersamaan, posisi optimis akan mengalami tekanan. Dari sudut pandang perdagangan, ini berarti pasar akan beralih dari "NVIDIA menggerakkan semuanya" menuju tinjauan ulang terhadap suku bunga, fiskal, dan valuasi. Laba AI tetap menjadi variabel inti yang mendukung pasar saham AS, tetapi jika imbal hasil jangka panjang kembali naik, valuasi saham pertumbuhan akan terus ditekan. Oleh karena itu, Bank of America tetap merekomendasikan untuk melindungi diri dari risiko kebijakan dan fiskal dengan emas dan komoditas, sambil menunggu penilaian ulang pasar di musim gugur. (Sumber: BlockBeats)
Morgan Stanley Memperingatkan Ujian Realitas Pasar di Musim Gugur Seiring Optimisme Menghadapi Tekanan
KuCoinFlashBagikan
Morgan Stanley memperingatkan adanya penyesuaian nyata pasar di musim gugur, karena meningkatnya volatilitas pasar dapat memberi tekanan pada aset berisiko. Tim Michael Hartnett dari perusahaan ini menyoroti bahwa optimisme sedang mengalami tekanan akibat fluktuasi obligasi, perubahan kebijakan, dan risiko politik. Meskipun S&P 500 dan Nasdaq naik minggu ini didorong oleh momentum AI, saham dengan valuasi tinggi semakin peka terhadap sinyal kebijakan. Investor diminta mempertimbangkan emas dan komoditas sebagai lindung nilai menjelang kemungkinan penilaian ulang. Pembacaan Fear and Greed Index menunjukkan sentimen campur aduk seiring meningkatnya ketidakpastian.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.