Menurut laporan BlockBeats, pada 16 Januari, Menteri Keuangan Moldova, Andrian Gavrilita, menyatakan bahwa Moldova berencana untuk meluncurkan undang-undang kriptocurrency sistematis pertamanya sebelum akhir 2026, sejalan dengan kerangka regulasi Uni Eropa tentang Regulasi Pasar Aset Kriptografi (MiCA). Rancangan undang-undang terkait akan memungkinkan warga negara secara legal memiliki dan melakukan transaksi aset kripto, tetapi tidak akan mengakui aset kripto sebagai alat pembayaran resmi.
Gavrilita menunjukkan bahwa pemerintah sedang bekerja sama dengan bank sentral, lembaga pengawas pasar keuangan, dan departemen pencegahan pencucian uang untuk menyusun kerangka hukum guna memenuhi komitmen integrasi dengan Uni Eropa. Ia menekankan bahwa aset kripto lebih sebaiknya dilihat sebagai bidang spekulasi yang sangat volatil, bukan investasi dalam pengertian tradisional, tetapi warga tetap memiliki hak untuk berpartisipasi dalam aktivitas terkait tersebut dengan syarat memenuhi ketentuan kepatuhan.
Laporan menyebutkan bahwa legislasi ini akan menjadi sistem hukum kripto resmi pertama di Moldova. Sebelumnya, Bank Sentral Moldova telah beberapa kali mengeluarkan peringatan terkait volatilitas harga aset kripto dan risiko pencucian uang. Dalam konteks pengesahan legislasi ini, kerangka regulasi MiCA Uni Eropa telah sepenuhnya berlaku sejak akhir 2024, menjadi kerangka regulasi terpadu pertama di Eropa yang mencakup seluruh sektor kripto. (Cointelegraph)
