Harga bitcoin telah jatuh di bawah kisaran $72.000 setelah laporan mengungkapkan bahwa raksasa kas BTC, Strategy, menjual lebih dari 30 BTC untuk pertama kalinya sejak 2022.
Langkah ini memicu spekulasi apakah perusahaan akan terus mengurangi cadangan Bitcoin nya atau kembali ke strategi akumulasi agresifnya.
Poin Utama
- Strategi menjual 32 BTC senilai sekitar $2,47 juta minggu lalu, menandai penjualan Bitcoin pertama perusahaan sejak 2022.
- Perusahaan menjual bitcoin dengan harga rata-rata $77.135 per BTC.
- Jim Cramer mendesak investor untuk meninjau ulang pandangan mereka terhadap bitcoin setelah penjualan BTC yang tak terduga oleh Strategy.
- Sementara itu, Bitmine Immersion Technologies memperluas kepemilikan Ethereum-nya dengan membeli tambahan 26.497 ETH senilai sekitar $52,6 juta.
Strategi Menjual 32 BTC senilai $2,5 Juta
Strategi Michael Saylor sekali lagi menarik perhatian pasar dengan aktivitas Bitcoin terbarunya. Namun, alih-alih menambah portofolionya seperti biasa, perusahaan menjual 32 BTC senilai sekitar $2,47 juta minggu lalu. Secara menarik, Strategy menjual Bitcoin dengan harga rata-rata $77.135 dan menggunakan hasilnya untuk mendanai distribusi saham preferen.
Meskipun penjualan tersebut hanya mewakili sebagian kecil dari kas Bitcoin besar Strategy, penjualan itu langsung memicu perdebatan kembali di seluruh pasar kripto mengenai rencana akumulasi masa depan perusahaan.
Sementara itu, data dari Lookonchain menunjukkan bahwa Strategy terakhir menjual bitcoin pada Desember 2022, ketika melepaskan 704 BTC dengan harga sekitar $16.776 per coin. Tak lama setelah itu, perusahaan berbalik arah dan membeli 810 BTC hanya dua hari kemudian dengan harga sekitar $16.845 masing-masing, memperkuat kepercayaan investor terhadap strategi bitcoin jangka panjang.
Jim Cramer Menyerukan Kewaspadaan Saat Bitcoin Jatuh di Bawah $72K
Setelah laporan penjualan terbaru, harga bitcoin turun. Mata uang kripto terkemuka ini sempat diperdagangkan di atas $72.500 sebelum berita transaksi menyebar di seluruh pasar. Namun, BTC kemudian jatuh di bawah angka $72.000. Pada waktu pelaporan, bitcoin diperdagangkan di $71.592, turun 3,01% dalam 24 jam terakhir dan 7,34% dalam seminggu terakhir.
Pada saat yang sama, Jim Cramer, host Mad Money di CNBC, menyarankan bahwa investor mungkin perlu meninjau ulang pandangan mereka terhadap bitcoin setelah penjualan oleh Strategy. Menurut Cramer, pembelian bitcoin berkelanjutan oleh Strategy selama bertahun-tahun membantu memperkuat sentimen bullish dan mempertahankan momentum pasar. Akibatnya, ia berargumen bahwa langkah terbaru perusahaan tersebut dapat memaksa sebagian investor untuk memikirkan kembali sikap pro-bitcoin mereka.
Bitmine Membeli 26.497 ETH
Sementara beberapa investor kini mempertanyakan komitmen Strategy terhadap Bitcoin, Bitmine Immersion Technologies terus memperluas paparan Ethereum-nya. Perusahaan yang didukung oleh Tom Lee baru saja membeli 26.497 Ethereum tambahan senilai sekitar $52,6 juta.
Sebagai hasil dari akuisisi terbaru, Bitmine kini memegang sekitar 5.416.901 ETH, dengan nilai sekitar $10,75 miliar. Meskipun investor telah mulai membandingkan pendekatan Bitcoin Strategy dengan strategi Ethereum Bitmine, kedua perusahaan tetap berada pada tahap yang sangat berbeda.
Bitmine baru mulai mengakumulasi ETH tahun lalu, sementara Strategy secara konsisten membangun kas bitcoin sejak 2020. Meskipun ada kekhawatiran yang meningkat terkait penjualan BTC terbaru, Strategy tetap berada di antara pemegang bitcoin institusional terbesar di dunia. Perusahaan saat ini mengendalikan 843.706 BTC, dengan nilai sekitar $63,86 miliar.
Penafian: Konten ini bersifat informasional dan tidak boleh dianggap sebagai saran keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup pendapat pribadi penulis dan tidak mencerminkan opini The Crypto Basic. Pembaca didorong untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. The Crypto Basic tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.


