Meta akan Menguji Perangkat Liontin AI, Memperluas Strategi Perangkat Wearable

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Meta sedang menguji perangkat liontin AI pada 2024 sebagai bagian dari ekspansi perangkat keras yang dapat dipakainya. Proyek ini, berbasis MetaEra, mendukung strategi perangkat keras yang dapat dipakai di tempat kerja perusahaan untuk meningkatkan produktivitas dengan asisten AI. Meta juga menghidupkan kembali jam pintar Malibu 2 dan sedang mengembangkan kacamata AR/MR. Akuisisi startup perangkat keras AI Limitless, yang dikenal dengan perangkat bergaya liontin, selaras dengan dorongan Meta untuk asisten AI yang selalu aktif. Pengumuman proyek ini mencerminkan fokus luas Meta pada berita AI + kripto dalam inovasi perangkat keras.
ME AI melaporkan bahwa Meta sedang merencanakan pengujian perangkat liontin AI dalam setahun ke depan sebagai bagian dari strategi ekspansi besar-besaran terhadap lini produk wearable AI-nya. Produk ini dianggap sebagai komponen penting dari inisiatif Meta untuk "wearable di lingkungan kerja", yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan pengalaman kantor sehari-hari melalui asisten AI. Laporan tersebut menyebutkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Meta terus memperkuat penempatan perangkat keras AI, selain kacamata pintar Ray-Ban, Meta juga menghidupkan kembali proyek jam tangan pintar bernama kode "Malibu 2" serta mempercepat pengembangan beberapa produk kacamata AR/MR. Meta sedang menyesuaikan ulang peta jalan perangkat keras Reality Labs untuk menghindari kekacauan pasar akibat peluncuran berbagai perangkat secara bersamaan. Sebelumnya, Meta juga telah mengakuisisi startup wearable AI, Limitless (sebelumnya bernama Rewind), yang terkenal dengan perangkat liontin AI yang dapat merekam, mentranskripsi, dan merangkum percakapan. Pasar percaya bahwa proyek liontin AI ini kemungkinan terkait dengan integrasi teknologi Limitless, menunjukkan bahwa Meta sedang mempercepat pembangunan ekosistem asisten pribadi "selalu aktif (always-on)". Saat ini, Meta belum memberikan tanggapan resmi terhadap laporan tersebut. Industri secara umum percaya bahwa seiring dengan masuknya Meta, Apple, dan OpenAI ke dalam bidang kacamata AI, liontin AI, dan headphone pintar, perangkat wearable AI sedang menjadi arah persaingan perangkat keras berikutnya setelah smartphone. --------------------------------- Klik tautan asli di bawah ini untuk bergabung dengan saluran berita AI Beating · Feishu, yang memantau secara terus-menerus 7×24 jam tren dan berita AI global. (Sumber: BlockBeats)
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.