Odaily星球日报报道, Meta dalam dokumen sekuritas kuartalan mengungkapkan bahwa operasi dan sewa pembiayaan yang belum dimulai dan tidak dicatat dalam neraca mencapai sekitar US$278,99 miliar, terutama terkait pusat data AI. Sewa terkait mencakup pusat data, fasilitas hosting, dan sebagian infrastruktur jaringan, yang direncanakan mulai berjalan dari sisa tahun ini hingga 2036, dengan masa sewa antara lebih dari satu tahun hingga 30 tahun.
Angka ini meningkat sekitar 53% dibandingkan kewajiban sewa masa depan sebesar USD 182,8 miliar yang diungkapkan dalam laporan kuartalan Meta tiga bulan lalu. Meta juga mengungkapkan bahwa pada bulan Juli, setelah akhir kuartal, perusahaan menambahkan komitmen sewa pusat data sekitar USD 68 miliar, yang diharapkan mulai berlaku pada tahun 2027 dan 2028 dengan masa sewa 18 hingga 20 tahun.
Pada awal bulan ini, Meta mengumumkan perluasan pusat data AI Hyperion di Louisiana, dengan target kapasitas daya komputasi meningkat menjadi 5 gigawatt, dan biaya proyek yang diperkirakan melebihi $50 miliar. CEO Meta, Mark Zuckerberg, menyatakan dalam panggilan laporan keuangan kuartal kedua bahwa sebagian besar kapasitas komputasi perusahaan akan digunakan untuk melatih model AI, menggerakkan agen AI, dan mendukung bisnis inti.
Selain kewajiban sewa masa depan, Meta juga mengungkapkan komitmen kontrak tak dapat dibatalkan senilai US$349,31 miliar yang mencakup pengaturan jangka pendek dan jangka panjang. Perusahaan menyatakan bahwa komitmen ini terutama terkait pengaturan kapasitas cloud pihak ketiga, serta investasi dalam server, infrastruktur jaringan, pusat data, dan produk perangkat konsumen Reality Labs, dengan jatuh tempo masing-masing sebesar US$53,52 miliar pada tahun 2026 dan US$81,65 miliar pada tahun 2027.
