Menurut Bloomberg, Yann LeCun, salah satu ilmuwan AI terkemuka mantan kepala AI Meta, mengumumkan bergabung dengan perusahaan modal ventura baru, 224 Ventures, yang berfokus pada investasi di perusahaan rintisan kecerdasan buatan. Perusahaan ini mengelola aset senilai lebih dari $100 juta. Bergabung pula Oriol Vinyals, peneliti jangka panjang dari Google DeepMind, yang sebelumnya menjabat sebagai co-leader teknis untuk model AI unggulan Gemini.
Ilmuwan AI Mantan Kepala Meta, Yann LeCun, Bergabung dengan 224 Ventures
TechFlowBagikan
Yann LeCun, mantan ilmuwan AI utama di Meta, telah bergabung dengan 224 Ventures, sebuah perusahaan modal ventura baru yang berfokus pada startup AI. Perusahaan ini memiliki aset lebih dari $100 juta. Oriol Vinyals, co-pemimpin teknis untuk model Gemini milik Google DeepMind, juga telah bergabung. Data on-chain terus menunjukkan minat kuat terhadap proyek-proyek berbasis AI. Indikator teknis menunjukkan momentum yang terus meningkat di sektor ini.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.