Meta Platforms melaporkan kuartal pendapatan luar biasa lainnya, tetapi investor diingatkan bahwa perlombaan untuk mendominasi kecerdasan buatan datang dengan biaya yang sangat tinggi.
Raksasa media sosial melaporkan pendapatan kuartal kedua sebesar $60,8 miliar, melebihi ekspektasi Wall Street, sementara laba per saham gagal memenuhi perkiraan karena investasi infrastruktur AI besar-besaran, biaya hukum, dan biaya restrukturisasi membebani profitabilitas.
Strategi AI Meta Mendorong Pertumbuhan Pendapatan
Meta melaporkan pertumbuhan pendapatan tahun-ke-tahun sebesar 28% menjadi $60,8 miliar, melebihi perkiraan analis sekitar $60,2 miliar. Iklan tetap menjadi mesin pertumbuhan utama perusahaan, didukung oleh algoritma rekomendasi berbasis AI yang meningkatkan keterlibatan dan penargetan iklan.
Perusahaan mengatakan tayangan iklan meningkat 14% dari tahun sebelumnya, sementara harga rata-rata per iklan naik 12%, membantu mendorong jumlah pengguna aktif harian Keluarga (DAP) menjadi 3,60 miliar, naik 3% year over year.
CEO Mark Zuckerberg mengatakan bahwa AI sudah mempercepat bisnis inti Meta sekaligus menciptakan peluang baru di sektor perusahaan, menyoroti strategi jangka panjang perusahaan untuk mengintegrasikan AI di seluruh platformnya.
Margin Keuntungan Merasakan Beban Investasi AI
Meskipun penjualan lebih kuat, profitabilitas bergerak ke arah yang berlawanan.
Laba per saham yang direduksi turun menjadi $6,18, dari $7,14 tahun lalu, sementara margin operasi menyempit tajam menjadi 31% dari 43%.
Total biaya dan pengeluaran Meta melonjak 55% menjadi $42,03 miliar, mencerminkan biaya terkait hukum sebesar $2,4 miliar, biaya pemutusan hubungan kerja sebesar $1,18 miliar, dan pengeluaran berkelanjutan untuk penelitian AI dan ekspansi pusat data.
Perusahaan menghasilkan arus kas operasi sebesar $31,86 miliar selama kuartal ini, tetapi hanya melaporkan arus kas bebas sebesar $784 juta setelah menghabiskan lebih dari $31 miliar untuk pengeluaran modal, yang menggambarkan biaya besar dalam mengembangkan infrastruktur AI.
Meta Meningkatkan Pengeluaran untuk AI
Melihat ke depan, Meta meningkatkan batas bawah panduan pengeluaran modal tahun 2026 menjadi $130 miliar-$145 miliar, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar $125 miliar-$145 miliar.
Perusahaan juga meningkatkan batas bawah panduan biaya tahunan menjadi $165 miliar-$169 miliar, sambil memproyeksikan pendapatan kuartal ketiga antara $61 miliar dan $64 miliar. Manajemen mempertahankan bahwa pendapatan operasional tahunan tetap akan melebihi tingkat 2025 meskipun prospek pengeluaran yang lebih tinggi.
Apa Selanjutnya?
Laporan keuntungan Meta memperkuat tema utama bagi investor di tahun 2026: AI mendorong pertumbuhan pendapatan yang lebih kuat di sektor teknologi, tetapi perlombaan infrastruktur menjadi semakin mahal. Investor sekarang akan memantau apakah pengeluaran AI rekor Meta berubah menjadi pertumbuhan iklan yang berkelanjutan, peluang AI perusahaan yang lebih luas, dan peningkatan profitabilitas di kuartal-kuartal mendatang. Laporan keuntungan berikutnya dan pembaruan mengenai monetisasi AI perusahaan akan dipantau secara ketat seiring memanasnya persaingan di antara para pemimpin Big Tech.
