Matematikawan Menuduh Astra OpenAI Mungkin Menggunakan Riset Pribadi dalam Terobosan Matematis

icon MarsBit
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Berita altcoin teratas muncul ketika matematikawan Andreas Thom menuduh OpenAI kemungkinan menggunakan penelitian pribadi dalam terobosan terbaru Astra mengenai dugaan Gromov soficity. Astra, sebuah sistem AI, menyelesaikan masalah yang terkait dengan membangun grup non-sofic, yang terdaftar sebagai salah satu pencapaian utamanya. OpenAI awalnya hanya memberi kredit kepada Astra, tetapi kemudian mengakui kontribusi dari Kun dan Thom. Kasus ini memicu diskusi berita AI + crypto mengenai sumber data, IP, dan etika. Tidak ada bukti langsung yang diberikan.

Berita Cepat Beating AI, Terobosan Matematika OpenAI Astra Kembali Menuai Kontroversi. Matematikawan Andreas Thom baru-baru ini menerbitkan artikel yang mempertanyakan apakah OpenAI mungkin menyerap konten percakapan yang dihasilkannya bersama matematikawan Gábor Kun mengenai dugaan Gromov soficity selama pelatihan Astra, yang kemudian berhasil menyelesaikan masalah yang sangat terkait. Dugaan Gromov soficity adalah masalah penting yang telah lama belum terpecahkan dalam teori grup, dan Thom telah meneliti masalah ini selama 20 tahun. Ketika OpenAI mengumumkan "Sepuluh Terobosan Matematika" Astra pada Agustus tahun ini, poin ketiga adalah konstruksi non-sofic group. Sebelumnya, OpenAI menyatakan bahwa hasil terkait dicapai oleh versi internal Astra, tetapi setelah mendapat kritik dari komunitas matematika, mereka telah memperbarui pernyataan tersebut dan mengakui bahwa bukti tersebut bergantung pada karya matematika terbaru, termasuk penelitian Kun dan Thom. Saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa OpenAI secara pasti menggunakan percakapan pribadi terkait untuk melatih Astra, tetapi tuduhan Thom kembali membawa perhatian pada isu-isu seperti sumber data pelatihan AI, kepemilikan hasil penelitian yang belum dipublikasikan, serta apakah "temuan AI" dibangun di atas karya manusia yang belum diungkapkan. Jika tuduhan ini akhirnya terbukti, insiden ini tidak lagi hanya menjadi perdebatan akademis mengenai kredit, tetapi berpotensi berkembang menjadi badai besar yang melibatkan penggunaan data oleh perusahaan AI, etika penelitian, dan hak kekayaan intelektual.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.