Regulator Singapura mencabut lisensi crypto Bsquared setelah inspeksi menemukan beberapa kegagalan Bank sentral Singapura telah mencabut lisensi Institusi Pembayaran Utama dari Bsquared Technology Pte Ltd (BSQ), dan memerintahkan perusahaan crypto tersebut untuk menghasilkan sertifikat penutupan yang mengonfirmasi bahwa semua dana pelanggan telah dikembalikan. Bsquared memberi tahu regulator bahwa perusahaan tidak memiliki aset pelanggan yang belum diselesaikan. Otoritas Moneter Singapura (MAS) menyatakan tindakan ini mengikuti inspeksi langsung yang mengungkapkan “berbagai masalah.” Regulator menyoroti kelemahan dalam manajemen risiko dan penanganan konflik kepentingan perusahaan, pelanggaran aturan outsourcing MAS, dan — yang paling serius — kasus di mana Bsquared memberikan informasi yang salah atau menyesatkan kepada otoritas. Kesalahan penyajian ini berawal sejak aplikasi lisensi awal perusahaan dan berlanjut selama proses inspeksi. Bsquared telah memegang lisensi tersebut selama hanya 16 bulan. MAS menegaskan bahwa pencabutan bukan langkah terakhir: mereka sedang meninjau perilaku para petinggi perusahaan, menandakan bahwa individu-individu tersebut dapat menghadapi konsekuensi regulasi atau penegakan hukum terpisah. Keputusan ini patut diperhatikan karena pencabutan lisensi jarang terjadi di ekosistem crypto Singapura yang sangat diatur. Kota ini telah memberikan otorisasi kepada 37 entitas untuk menawarkan layanan token pembayaran digital, dan regulator telah berulang kali menekankan bahwa mereka menginginkan bisnis crypto — tetapi hanya di bawah pengawasan ketat. Kasus Bsquared mengikuti langkah regulasi ketat lainnya, termasuk penolakan MAS terhadap aplikasi AmazingTech (operator Tokenize Xchange) tahun lalu dan penyelidikan selanjutnya oleh Departemen Urusan Komersial Singapura. Penegakan hukum ini menyampaikan pesan tegas kepada industri: kelalaian dalam tata kelola, kendali outsourcing, atau kejujuran kepada regulator dapat menghilangkan status operasional perusahaan. Sikap ini menjadi dasar reputasi Singapura sebagai salah satu pusat crypto terkemuka di Asia, tempat kantor regional Coinbase dan Ripple serta kantor pusat global Crypto.com berada. Sementara itu, Singapura terus memperluas infrastruktur aset digitalnya. Secara terpisah, Singapore Gulf Bank baru-baru ini meluncurkan layanan yang memungkinkan klien institusional untuk mencetak dan menebus stablecoin secara langsung melalui rekening bank di blockchain Solana — sebuah tanda bahwa meskipun regulator menindak perusahaan yang tidak patuh, kota ini tetap secara aktif membangun kemampuan crypto.
MAS Mencabut Lisensi Crypto Bsquared Karena Informasi Palsu dan Kesenjangan Risiko
ChainGPTBagikan






MAS telah mencabut lisensi Bsquared karena informasi palsu dan celah risiko, yang memengaruhi likuiditas dan pasar kripto. Perusahaan yang beroperasi selama 16 bulan ini kini harus mengeluarkan sertifikat penutupan. Petinggi utama sedang ditinjau untuk kemungkinan tindakan penegakan. Langkah ini selaras dengan pengawasan ketat Singapura terhadap aset berisiko tinggi dan kepatuhan di sektor ini.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.