Volatilitas Pasar dan Kekhawatiran Terhadap Gelembung AI Meningkat Seiring S&P 500 Menghadapi Potensi Penurunan 30%

iconKuCoinFlash
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Volatilitas pasar telah meningkat tajam karena S&P 500 menghadapi potensi penurunan 30%, menurut peringatan dari Wall Street. Capital Economics menandai reli yang didorong oleh AI yang mendekati tingkat gelembung. Fluktuasi terbaru, seperti Microsoft yang mendapat $450 miliar dan Apple yang kehilangan $3,6 triliun dalam dua hari, menunjukkan volatilitas. Data Acadian menunjukkan fluktuasi saham berada pada level tertinggi ketiga dalam 2.850 hari. Fed mungkin menaikkan suku bunga sebesar 25 bps, dengan UBS memprediksi voting 10-2. Kebijakan yang lebih ketat dapat memicu kejatuhan serupa dengan gelembung dot-com.

Berita ME, 15 September (UTC+8), Wall Street baru-baru ini mengeluarkan peringatan tentang "gerakan gila" dan "musim irasional", meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi meledaknya gelembung AI. Capital Economics berpendapat bahwa berbagai indikator pasar saat ini telah mendekati tingkat puncak gelembung historis, dan memperkirakan bahwa indeks S&P 500 kemungkinan akan mulai turun tahun depan, akhirnya jatuh setidaknya 30% dari titik tertinggi. Perbedaan tajam di pasar baru-baru ini juga memperburuk kekhawatiran: Pada 30 Juli, kapitalisasi pasar Microsoft meningkat sebesar USD 450 miliar dalam satu hari, sedangkan keesokan harinya kapitalisasi pasar Apple hilang sebesar USD 360 miliar, sementara Amazon meningkat sebesar USD 388 miliar. Data dari Acadian Asset Management menunjukkan bahwa volatilitas dan divergensi saham individu di pasar saham AS telah mencapai tingkat tertinggi ketiga dalam 2.850 hari perdagangan terakhir, hanya kalah dari gelombang vaksin tahun 2020 dan dampak DeepSeek tahun 2025. Sementara itu, Federal Reserve kemungkinan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Rabu minggu ini, yang akan menjadi kenaikan pertama sejak Juli 2023. UBS memperkirakan Federal Reserve akan mengesahkan kenaikan suku bunga dengan perbandingan 10 banding 2, dengan dua pejabat kemungkinan menentang. Jika Federal Reserve melanjutkan kebijakan ketat, Capital Economics berpendapat bahwa hal ini akan membuat tren AI saat ini semakin mirip dengan gelembung internet pada akhir tahun 2000-an. Lembaga ini menunjukkan bahwa pengeluaran modal perusahaan cloud skala besar terus melonjak, dan diperkirakan empat penyedia cloud skala besar akan mengalami arus kas bebas negatif pada tahun 2027, sehingga risiko gelembung AI terus menumpuk. (Sumber: BlockBeats)

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.