Pasar kembali mengalami kekacauan. MARA Holdings, yang berada di urutan kedua setelah strategi Michael Saylor, memegang Bitcoin [BTC] senilai $4,7 miliar.
Berita tak terkonfirmasi beredar bahwa MARA mungkin akan menjual seluruh aset bitcoin-nya, membuat para investor menjadi panik.
Meskipun kebijakan kas mereka yang diperbarui memberi mereka pilihan untuk menjual, masih belum jelas apakah mereka akan benar-benar melakukannya. Pasar berada dalam ketegangan, terpecah antara ketidakpastian dan spekulasi liar.
MARA memperbarui kebijakan kasnya
Pada 2 Maret, MARA memicu kekacauan di dunia kripto dengan pembaruan mengejutkan pada Form 10-K-nya, yang mengungkapkan bahwa perusahaan dapat menjual sebagian dari stash BTC sebesar 53.822 BTC-nya.
Ini adalah perubahan total dari sikap sebelumnya mereka untuk memegang BTC dalam jangka panjang.
MARA belum menarik pelatuknya, tetapi kemungkinan adanya penjualan besar-besaran telah membuat para investor panik. Sebagai pemegang bitcoin terbesar kedua, bahkan penjualan kecil sekalipun bisa mengguncang pasar.
Ketidakpastian seputar langkah MARA memicu kekhawatiran bahwa harga BTC bisa anjlok di bawah beban penjualan sebesar ini.
American Bitcoin memperluas armada penambangannya
Pada 4 Maret, American Bitcoin, yang didukung oleh keluarga Trump, mengumumkan kejutan besar: mereka menambahkan 11.298 miner ASIC baru, meningkatkan kapasitas penambangan sebesar 12%.
Sementara yang lain teralihkan oleh AI, American Bitcoin memperkuat fokusnya pada Bitcoin, menunjukkan mereka tidak akan mundur. Berbeda dengan keraguan MARA, mereka sepenuhnya terlibat.
Apakah penjualan bitcoin MARA akan memengaruhi harga?
Sebuah kekhawatiran utama adalah apakah MARA akan menindaklanjuti perubahan kebijakannya dan mulai menjual aset bitcoin-nya. Dengan memegang lebih dari 53.000 BTC, MARA mengendalikan sebagian besar pasokan total bitcoin.
Penjualan kecil pun bisa berdampak katasrofik pada harga bitcoin. Mengingat ukuran posisinya, penjualan bisa membanjiri pasar dengan BTC, memicu penurunan harga yang tajam.
Keputusan MARA menjadi titik balik potensial bagi pasar. Dengan kepemilikan yang hanya kalah dari strategi Michael Saylor, dampak dari penjualan bisa sangat serius.
Investor dibiarkan gugup, menunggu dengan penuh harap apakah perusahaan akan mengambil langkah dan bagaimana hal itu akan menggoyahkan stabilitas pasar.
Ringkasan Akhir
- Keputusan MARA untuk menjual cadangan bitcoin-nya bisa memicu bencana, menyebabkan harga anjlok.
- Sementara itu, ekspansi American Bitcoin adalah tindakan nyata yang menunjukkan keyakinan mereka terhadap masa depan bitcoin, sementara MARA terjebak dalam ketidakpastian.

