- JP Mullin mengonfirmasi pemutusan kerja yang sulit, menekankan fokus, efisiensi, dan pertumbuhan berkelanjutan untuk MANTRA pada 2026.
- Pegawai lama dipuji atas kontribusinya; perusahaan mendorong peluang baru dan menyoroti masa depan yang lebih ramping dan kuat.
- AMA direncanakan untuk menangani kekhawatiran kepercayaan pengguna di tengah masalah airdrop masa lalu dan aktivitas insider, menunjukkan transparansi yang diperbarui.
MANTRA, sebuah platform blockchain yang berfokus pada RWA, sedang mengalami perubahan besar setelah tahun 2025 yang sulit. CEO dan pendiri JP Mullin membagikan berita ini di X, mengatakan perusahaan akan mengurangi timnya dan menyederhanakan operasinya.
CEO dinyatakan dalam postingan bahwa pilihan ini sulit dan menekankan bahwa keputusan ini diambil untuk memastikan kelangsungan hidup perusahaan dan menempatkannya untuk ekspansi di masa depan. "Saya benar-benar telah berusaha sekuat tenaga untuk menghindari tiba pada kesimpulan ini," kata Mullin.
Menurut Mullin, restrukturisasi ini terjadi setelah skala ambisius pada tahun 2024 dan awal 2025. MANTRA berinvestasi secara agresif dalam tokenisasi Aset Dunia Nyata (RWA), membangun rantai mereka, dan memperluas ekosistemnya. Sayangnya, kombinasi dari penurunan pasar, tekanan kompetitif, dan beberapa peristiwa yang terjadi pada April 2025 telah membuat struktur biaya mereka tidak terjangkau.
Mullin menambahkan, "Untuk berkembang di lingkungan ini dan mengembalikan posisi kepemimpinan pasar kami, kami harus menjadi lebih efisien modal dan sangat fokus." Dalam hal ini, MANTRA sedang mengalokasikan sumber daya ke inisiatif-inisiatif utama sambil menghilangkan pengeluaran yang tidak inti untuk memperpanjang jangka waktu operasi.
Dampak terhadap Staf dan Arah Perusahaan
Restrukturisasi telah menyebabkan pemisahan yang sulit, dengan beberapa karyawan berbakat yang pergi. Defisushi, mantan anggota tim, menggambarkan pengalaman tersebut sebagai "kejam dan menyedihkan," mencatat kecepatan dari pemutusan hubungan kerja.
Mullin menyatakan secara jelas bahwa pemutusan hubungan kerja ini bukan tentang kinerja siapa pun, tetapi bagian dari rencana yang lebih besar untuk tahun 2026. Ia mengatakan, "Orang-orang yang meninggalkan MANTRA adalah orang yang berbakat dan berdedikasi, dan mereka telah berkontribusi besar terhadap kemajuan kami." Ia juga mendorong perusahaan lain untuk mempertimbangkan perekrutan karyawan-karyawan ini untuk peluang baru.
Tim yang tersisa akan perlu menyesuaikan diri dengan struktur yang lebih kecil dan lebih terfokus, di mana tujuan utamanya adalah menyelesaikan pekerjaan dan berkembang secara cerdas. Mullin mengatakan, "Dengan fokus yang jelas dan upaya strategis kami, kami tidak hanya akan bertahan, tetapi kami akan menjadi lebih kuat, lebih tangguh, dan berada dalam posisi yang lebih baik untuk sukses."
Membangun Kembali Kepercayaan Pengguna dan Rencana Masa Depan
Di tengah kritik terhadap airdrop sebelumnya, tindakan insider, dan komunikasi yang buruk, beberapa pengguna meragukan kemampuan MANTRA untuk membangun kembali kepercayaan. Sebagai tanggapan, Mullin berencana untuk mengadakan AMA untuk secara langsung menangani kekhawatiran ini.
Ia menekankan bahwa tujuan dari reorganisasi dan strategi fokus baru adalah untuk meningkatkan sistem ekosistem inovasi untuk RWA dan memulihkan kredibilitasnya. Bisnis ini dengan demikian bertujuan untuk menawarkan masa depan yang cerah, terorganisir, dan berkelanjutan untuk tahun 2026 dan seterusnya.
