Ledger Mengungkap Peta Jalan Keamanan Dompet AI untuk 2026

icon币界网
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Ledger telah membagikan rencana keamanan AI + kripto untuk tahun 2026, bertujuan untuk mengatasi ancaman yang didorong oleh AI. Peta jalan mencakup Keterampilan, Identitas Agen, dan Ledger CLI pada Q2, dengan Niat dan Kebijakan Agen pada Q3, serta Proof of Human pada Q4. AI akan membantu mendeteksi risiko dan menjelaskan transaksi, tetapi tidak akan menggantikan persetujuan pengguna. Dompet perangkat keras Ledger akan tetap menjaga keamanan kunci pribadi dan memerlukan konfirmasi fisik untuk semua transaksi. Rencana ini mengatasi potensi risiko pelanggaran keamanan dengan memastikan kontrol pengguna tetap menjadi pusatnya.
CoinMarketCap melaporkan:

Seiring AI yang meningkatkan efisiensi pertahanan dan serangan secara bersamaan, dompet kripto menghadapi lingkungan keamanan yang lebih kompleks. Rencana terbaru yang diungkapkan Ledger berfokus pada dua hal: menggunakan AI untuk mengidentifikasi risiko secara dini, sekaligus mempertahankan otorisasi akhir sepenuhnya di tangan pengguna, bukan diserahkan kepada agen otomatis.

Serangan AI memperbesar risiko dompet

Artikel tersebut menunjukkan bahwa AI telah membuat phishing, peniruan layanan pelanggan, perangkat lunak jahat, dan penipuan rekayasa sosial lebih mudah diskalakan. Bagi pengguna kripto, risiko semacam ini lebih sensitif karena transaksi di blockchain biasanya tidak dapat ditarik kembali setelah ditandatangani dan disiarkan.

Selain penipuan umum, AI juga dapat digunakan untuk secara otomatis memindai kerentanan kontrak cerdas, mendeteksi kelemahan antarmuka bursa, atau menghasilkan program jahat yang mencari kata sandi, file dompet, dan ekstensi browser. Artikel tersebut juga menyebutkan bahwa jika pengguna menyerahkan tujuan keuntungan jangka pendek kepada agen AI, agen tersebut mungkin mentransfer dana ke perdagangan dengan leverage tinggi atau token berisiko tinggi.

Alat yang diluncurkan bertahap pada tahun 2026

Solusi Ledger bukanlah menyerahkan pengelolaan dan tanda tangan kepada AI, melainkan menjadikan AI bertanggung jawab atas bantuan penilaian. Perusahaan menyatakan bahwa dalam masa depan, pembagian tugas antara manusia dan AI adalah: AI menangani proses tengah, sementara manusia melakukan verifikasi dan konfirmasi pada titik-titik kritis.

Menurut jadwal yang diungkapkan, Ledger berencana meluncurkan secara bertahap alat keamanan untuk agen AI pada tahun 2026, termasuk Skills, Agent Identity, dan Ledger CLI pada kuartal kedua, Agent Intents dan Policies pada kuartal ketiga, serta Proof of Human pada kuartal keempat.

Device Management Kit yang kini telah diluncurkan memungkinkan agen untuk mengakses perangkat keras Ledger dengan persetujuan manusia. Artikel tersebut menyebutkan bahwa dompet agen AI MoonPay telah terintegrasi dengan proses tanda tangan Ledger, di mana setiap transaksi memerlukan konfirmasi fisik dari pengguna di perangkat, sementara kunci pribadi tetap disimpan di dalam perangkat keras.

Hardware signature retains final control

Dalam desain Ledger, AI dapat memberikan saran operasi, tetapi tidak dapat menyelesaikan tanda tangan akhir secara langsung. Pengguna harus memeriksa konten transaksi di layar terpercaya, lalu mengonfirmasi melalui tombol fisik. Inti dari pendekatan ini adalah memisahkan proses otorisasi dari komputer atau ponsel yang mungkin terinfeksi.

Dompet Ledger menyimpan kunci menggunakan chip Secure Element, dan tanda tangan hanya dilakukan di dalam chip. Perangkat eksternal hanya dapat mengirim data transaksi yang belum ditandatangani, tanpa dapat mengakses kunci pribadi secara langsung. Bahkan jika host dikendalikan oleh perangkat lunak jahat, penyerang sulit untuk mengekstraksi kunci secara langsung.

AI digunakan untuk menjelaskan perdagangan dan peringatan

Ledger menempatkan AI sebagai alat pengenalan risiko dan penjelasan transaksi, bukan pengganti keputusan pengguna. Artikel tersebut menyatakan bahwa AI dapat mengubah data on-chain yang kompleks menjadi petunjuk yang lebih mudah dipahami, membantu pengguna memahami tindakan apa yang sedang mereka otorisasi.

Misalnya, sistem dapat mengidentifikasi situs phishing, alamat jahat yang sudah diketahui, atau perilaku dApp mencurigakan sebelum konfirmasi transaksi, serta melakukan analisis risiko real-time dengan menggabungkan pola transaksi, dompet tujuan, dan perilaku akun, menandai login tidak biasa, transfer tidak biasa, atau operasi yang sangat berbeda dari kebiasaan pengguna.

Ledger juga menyebutkan solusi Clear Signing-nya. Daripada sebelumnya hanya menampilkan rangkaian hash, perangkat sekarang berusaha menampilkan niat transaksi dan konten penting secara jelas kepada pengguna, sehingga pengguna lebih mudah mengenali operasi berisiko tinggi seperti otorisasi tak terbatas sebelum menandatangani.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.