
Wawasan Utama:
- Arjun Sethi mengonfirmasi rencana IPO Kraken, meskipun ada ketidakpastian pasar.
- Nilai investasi Deutsche Börse sebesar $13,3 miliar.
- Pemulihan bitcoin dapat mendukung waktu peluncuran IPO Kraken.
Bursa kripto Kraken kembali menjadi sorotan karena melanjutkan rencananya untuk go public. Meskipun jalannya menuju go public tidak mudah, rencana IPO Kraken masih berlangsung, mencerminkan kepercayaan yang stabil.
Berbicara di Konferensi Ekonomi Dunia Senator di Washington, co-CEO Arjun Sethi mengonfirmasi rencana IPO Kraken. Ia menyatakan bahwa perusahaan telah mengajukan permohonan IPO di AS. Sethi juga menyatakan bahwa bursa kripto berniat membawa alat perdagangan canggih, yang biasanya ditujukan untuk profesional, kepada investor sehari-hari.
Arjun Sethi Mengonfirmasi Pengajuan IPO Kraken
Menurut laporan CNBC, co-CEO Kraken, Arjun Sethi, mengulangi rencana perusahaan untuk go public. Di Semafor World Economy 2026 Conference, Sethi mengonfirmasi bahwa Kraken telah "mengajukan secara rahasia" untuk IPO.
Pernyataan ini muncul di tengah desas-desus bahwa rencana IPO Kraken ditunda karena volatilitas pasar kripto saat ini. Bursa kripto tersebut awalnya mengajukan permohonan IPO ke SEC AS pada November 2025. Meskipun beredar desas-desus tentang pembatalan IPO Kraken, Sethi menegaskan bahwa rencana tersebut masih berlanjut.

Kraken belum secara resmi mengklarifikasi apakah jadwal IPO telah berubah. Namun, berita terbaru tentang bursa kripto menunjukkan bahwa perusahaan tetap membuka pilihan seiring perkembangan kondisi pasar. Pasar kripto secara luas telah volatil dalam beberapa bulan terakhir, yang kemungkinan memengaruhi keengganan sebelumnya untuk go public.
Berita bursa kripto ini muncul menyusul SPAC yang didukung Kraken, KRAKacquisition, yang mengungkap rencana akuisisi senilai $10 miliar. Perusahaan ini mencari perusahaan yang terkait dengan stablecoin, DeFi, tokenisasi, dan pembayaran digital.
Minat institusional terhadap Kraken tetap kuat
Meskipun ketidakpastian pasar saat ini, Kraken terus mendapatkan minat kuat dari raksasa institusional. Deutsche Börse Group baru-baru ini menginvestasikan $200 juta di perusahaan induk Kraken, Payward, dengan mengambil saham 1,5%. Transaksi ini menilai perusahaan sekitar $13,3 miliar. Namun, nilainya masih lebih rendah dari penilaian sebelumnya sebesar $20 miliar.
Menurut Kraken, kemitraan ini lebih dari sekadar pendanaan dan investasi. Tujuan utama berita bursa kripto ini adalah untuk mendekatkan kripto dan keuangan tradisional dengan membangun sistem yang lebih terhubung dan efisien bagi investor institusional.
Alih-alih beroperasi sebagai dunia yang terpisah, kedua sisi secara bertahap bergerak menuju infrastruktur keuangan tunggal yang terpadu. Ini juga mencerminkan strategi lebih besar Kraken. Bursa tidak lagi fokus hanya pada pedagang ritel. Sebaliknya, ia secara aktif memperluas kehadirannya di kalangan institusi.
Dengan mempertimbangkan tujuan-tujuan ini, Kraken akan mampu menawarkan alat perdagangan yang lebih canggih, likuiditas yang lebih besar, dan stabilitas yang lebih tinggi untuk ekosistemnya. Semua faktor ini seharusnya berkontribusi pada ekspansi lebih lanjut platform seiring dengan kedewasaan industri.
Penilaian IPO Kraken dan Masalah Industri
Penting untuk disebutkan bahwa perjalanan menuju IPO telah sulit bagi Kraken. Baru-baru ini, platform ini mengalami penurunan valuasi di tengah tren negatif di pasar kripto. Memang, pada beberapa titik, bursa menunda IPO Kraken saat pasar memasuki penurunan. Pada saat itu, bitcoin mengalami penurunan signifikan dari level tertinggi sebelumnya.
Namun, situasi semakin membaik. Harga bitcoin mulai naik lagi, akhirnya mendekati level $76.000 pada bulan April. Pemulihan ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi Kraken untuk melanjutkan rencana pencatatan publiknya.
Pos Kraken IPO News: Exchange Eyes Public Listing at $13.3B Valuation muncul pertama kali di The Coin Republic.
