- Kiyosaki mengatakan bahwa crash adalah kesempatan untuk menjadi lebih kaya, membeli bitcoin saat orang lain panik bisa memberikan keuntungan besar.
- Dia berhenti membeli emas, perak, dan bitcoin, berencana untuk kembali membeli pada harga yang lebih rendah untuk mendapatkan keuntungan maksimal.
- Utang AS dan risiko ekonomi membuat aset nontradisional seperti kripto dan logam mulia menarik bagi investor.
Pendidik keuangan dan investor Robert Kiyosaki memberikan peringatan tegas kepada investor global. Dalam postingan terbaru di X, ia mendesak pengikutnya untuk bersiap menghadapi “kejatuhan besar” di pasar saham, sebuah skenario yang diprediksinya bertahun-tahun lalu dalam Rich Dad’s Prophecy.
Menurut Kiyosaki, mereka yang mengikuti nasihatnya dan berinvestasi pada aset seperti emas asli, perak, bitcoin, dan ethereum dapat melihat keuntungan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebaliknya, investor yang tidak siap mungkin mengalami kerugian besar. Ia menekankan, “Saya akan membeli lebih banyak bitcoin saat orang-orang panik dan menjual menjelang kejatuhan yang akan datang,” menyoroti strategi kontrarian untuk membeli selama penjualan yang didorong oleh kepanikan.
Selain memperingatkan kemungkinan kejatuhan, Kiyosaki juga mengumumkan minggu lalu bahwa ia telah menjual sebagian bitcoin dan emasnya. Ia berhenti membeli perak pada $60, bitcoin pada $6.000, dan emas pada $300. Menurut Kiyosaki, ia akan kembali ke pasar ketika harga turun, seperti yang ia katakan, “Keuntungan Anda diperoleh saat Anda membeli… bukan saat Anda menjual.” Pengumuman Kiyosaki ini memicu reaksi kuat di X, karena sebagian pengikutnya tidak senang dengan pengumuman tersebut.
Sentimen Pasar dan Volatilitas
Namun, sentimen investor masih lemah karena ketidakpastian yang berlaku di pasar. Bitcoin, emas, dan perak telah sangat volatil dalam beberapa minggu terakhir. Sebagai contoh, perak melonjak ke $121 pada Januari 2026 tetapi kemudian koreksi lebih dari 45% dalam waktu seminggu.
Oleh karena itu, strategi Kiyosaki selaras dengan prinsip kontrarian yang selalu berkontribusi pada pemulihan kuat di pasar mata uang kripto. Selain itu, pandangannya tentang kelangkaan selaras dengan pasokan tetap Bitcoin, yang hampir mencapai batas 21 juta.
Selain itu, Kiyosaki menyampaikan kekhawatirannya tentang perekonomian AS, menunjukkan bahwa utang negara tersebut sudah melampaui $38 triliun. Pandangan Kiyosaki mendukung gagasan bahwa beberapa investor mencari aset tak konvensional untuk menyimpan nilai mereka di masa depan.

