
Republik Kazakhstan telah melakukan perubahan besar terhadap rezim perundang-undangan kriptonya, membatasi operasi perdagangan hanya pada aset digital yang secara tegas diotorisasi oleh Bank Nasional Kazakhstan. Tindakan, yang merupakan bagian dari revisi menyeluruh terhadap peraturan perbankan dan keuangan digital, merupakan langkah penting untuk memusatkan regulasi pasar kripto yang sebelumnya longgar di dalam negeri.
Rangka Hukum Baru dan Ketua Bank Sentral
Undang-Undang Baru tentang Bank dan Kegiatan Perbankan yang baru diadopsi, yang ditandatangani oleh Presiden Kassym-Jomart Tokayev dan akan berlaku setelah dipublikasikan, mencakup aset keuangan digital ke dalam kerangka pengawasan perbankan resmi Kazakhstan. Bank Nasional, melalui undang-undang ini, telah diberi wewenang untuk menentukan jenis kriptocurrency yang dapat disediakan bagi investor dan diperdagangkan di platform yang berlisensi. Ini efektif dalam membatasi perdagangan bebas token digital yang tidak terdaftar di luar daftar yang disetujui bank sentral.
Di bawah undang-undang baru yang ditandatangani oleh Presiden Tokayev, Bank Nasional Kazakhstan sekarang mengendalikan cryptocurrency mana yang dapat disetujui untuk diperdagangkan.
Pertukaran yang berlisensi harus mematuhi daftar putih resmi, secara efektif membatasi altcoin yang belum diverifikasi atau anonim. pic.twitter.com/QYBXK6pAif
— CryptoMoses (@realcryptomoses) 19 Januari 2026
Selain definisi aset keuangan digital dalam perundang-undangan Republik Kazakhstan, otoritas sedang mengembangkan kerangka lisensi untuk bursa kripto dan penyedia layanan aset digital. Platform-platform yang bermaksud melakukan bisnis di negara tersebut perlu memperoleh otorisasi, serta memenuhi persyaratan pemantauan serupa yang diterapkan pada lembaga keuangan tradisional.
Pembelaan Kazakhstan atas Pembatasan tersebut
Pejabat Kazakhstan telah menyampaikan beberapa alasan di balik aturan baru tersebut, seperti perlindungan investor, pemblokiran keuangan ilegal, dan penerapan standar global terhadap ekspektasi regulasi. Pihak berwenang menekankan bahwa pembatasan perdagangan domestik aset yang disetujui bank sentral akan membantu mengurangi risiko volatilitas, penipuan, dan pencucian uang, yang telah menghantui industri kripto negara tersebut selama beberapa tahun terakhir.
Transisi ini terjadi setelah penindasan terus-menerus terhadap operator yang tidak berlisensi. Dalam beberapa tahun terakhir, Badan Pengawasan Keuangan Kazakhstan telah telah menyingkirkan puluhan bursa kripto ilegal sebagai bagian dari upaya untuk menekan perdagangan ilegal dan membuatnya jauh lebih sulit untuk melanggar peraturan pencegahan pencucian uang.
Implikasi bagi pasar dan reaksi industri
Para pelaku pasar sedang beradaptasi dengan dunia baru. Pertukaran yang diatur di Astana International Financial Centre (AIFC) dan outlet yang berlisensi lainnya seharusnya menjadi lebih dominan, karena perdagangan informal atau offshore akan menjadi isu hukum di bawah rezim baru. Menurut para ahli, proses persetujuan oleh bank sentral, terutama kriteria dan jadwal penambahan aset ke pasar, akan menjadi penentu utama aktivitas pasar dalam beberapa bulan ke depan.
Secara bersamaan, beberapa pemangku kepentingan di industri ini mengungkapkan kekhawatiran bahwa daftar aset yang terlalu restriktif mungkin justru menghambat inovasi atau membuat perdagangan pindah ke yurisdiksi lain. Transparansi ini telah dengan antusias diterima oleh pihak lain, yang menyarankan bahwa kerangka regulasi yang jelas akan menarik institusi dan membantu Kazakhstan mencapai visinya menjadi pemimpin regional dalam keuangan digital.
Rangkaian Lebih Luas dalam Digitalisasi Keuangan Kazakhstan
Persyaratan aset yang disetujui didasarkan pada rencana umum memodernisasi layanan keuangan di Kazakhstan. UU perbankan baru, selain regulasi perdagangan kripto, memberikan status hukum kepada stablecoin, aset tokenisasi, dan instrumen berbasis blockchain lainnya. Stablecoin yang dipegang pada mata uang domestik dan tokenisasi aset fisik adalah proyek uji coba yang disetujui, yang menyoroti pentingnya regulator dalam menggabungkan inovasi dengan pengawasan.
Pelaksanaan mandat baru oleh bank sentral dan keseimbangan yang tepat antara lembaga tersebut, serta potensi ekonomi aset digital akan dipantau oleh para pengamat pasar seiring berjalannya proses implementasi.
Artikel ini semula dipublikasikan sebagai Kazakhstan Melarang Perdagangan Mata Uang Kripto untuk Aset yang Disetujui Bank Sentral pada Berita Terkini Crypto – sumber terpercaya untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.
