Berita Mars Finance melaporkan bahwa pada 25 Mei, JPMorgan dalam laporan terbarunya menyatakan bahwa meskipun bukan skenario dasar mereka, indeks S&P 500 berpotensi naik ke level 9.000 pada pertengahan 2027, didorong oleh kelanjutan siklus pengeluaran modal teknologi, perluasan kontribusi laba terkait AI, serta peningkatan preferensi risiko pasar. Lembaga ini percaya bahwa pasar saat ini mungkin meremehkan probabilitas skenario kenaikan ini. Jika indeks mencapai 9.000, itu berarti masih ada ruang kenaikan sekitar 20% dari level saat ini. Laporan tersebut menyatakan bahwa sektor teknologi, media, dan telekomunikasi tetap menjadi variabel utama yang mendorong kenaikan lebih lanjut dari indeks, terutama apakah investasi AI dapat terus diubah menjadi pertumbuhan pendapatan dan laba perusahaan, yang akan menentukan apakah pasar saham AS dapat memasuki fase kenaikan berikutnya. Namun, terdapat perbedaan pendapat yang jelas di dalam pasar; pandangan utama Wall Street berpendapat bahwa setelah pemulihan cepat dari titik terendah Maret, pasar saham AS kemungkinan besar akan memasuki fase konsolidasi jangka pendek. Kenaikan berkelanjutan imbal hasil obligasi global akan menekan konsumsi rumah tangga dan investasi perusahaan, sehingga melemahkan laju pertumbuhan ekonomi. Goncangan energi akibat situasi Iran yang meningkatkan inflasi dan harga bahan bakar juga menjadi faktor risiko yang menjadi perhatian utama bank sentral berbagai negara. Selain itu, berdasarkan pola historis, tren return tinggi berturut-turut dalam beberapa tahun sulit berlanjut dalam jangka panjang. Melissa Brown, Direktur Utama Riset Keputusan Investasi SimCorp, mengutip data statistik jangka panjang pasar yang menunjukkan bahwa sejak 1926, pasar saham AS hanya tiga kali mencapai return tahunan rata-rata lebih dari 15% selama empat tahun berturut-turut—kejadian yang sangat jarang. Brown juga menunjukkan bahwa setelah tiga tahun berturut-turut dengan return tahunan rata-rata lebih dari 20%, rata-rata return pada tahun keempat hanya 3,9%, jauh di bawah rata-rata historis 11,8%. Ia mengakui bahwa data historis tidak dapat secara mutlak menentukan arah tahun ini, namun sektor terkait AI tetap memiliki potensi untuk mendorong penguatan indeks secara keseluruhan. Namun, jika tahun ini benar-benar mencapai pertumbuhan rendah dua digit, kemungkinan pasar melanjutkan kenaikan pada tahun depan akan semakin menurun.
JPMorgan Memperkirakan S&P 500 Bisa Mencapai 9.000 pada Pertengahan 2027 Didorong oleh Pertumbuhan AI
MarsBitBagikan






JPMorgan menyatakan dalam laporan tanggal 25 Mei bahwa S&P 500 bisa mencapai 9.000 pada pertengahan 2027, didorong oleh pengeluaran teknologi, pendapatan AI, dan meningkatnya keinginan mengambil risiko. Perusahaan tersebut memperingatkan bahwa pasar mungkin meremehkan skenario ini, yang akan menandai kenaikan 20% dari level saat ini. Namun, banyak analis melihat fase konsolidasi di depan. Peningkatan imbal hasil obligasi dan inflasi akibat ketegangan geopolitik, termasuk situasi Iran, tetap menjadi risiko utama. Indeks fear and greed menunjukkan sinyal campur aduk saat investor menimbang optimisme terhadap ketidakpastian.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.