Laporan Mars Finance, pada 9 September, Bloomberg mengumpulkan data dari Asosiasi Industri Derivatif Keuangan Jepang dan Bursa Keuangan Tokyo menemukan bahwa hingga minggu lalu, posisi short net yen dari investor perorangan Jepang mencapai sekitar 3,61 triliun yen (sekitar $23,5 miliar), meningkat lebih lanjut dibandingkan Agustus. Pada Juli, volume ini sempat mencapai 4,41 triliun yen, level tertinggi sejak 2015. Investor ritel Jepang secara konsisten memiliki kebiasaan perdagangan terbalik: menjual yen saat yen menguat dan membeli yen saat yen melemah. Namun, seiring dengan penguatan berkelanjutan yen, posisi short ini kini menghadapi tekanan penutupan yang semakin besar. Strategis Mizuho Bank, Masayuki Nakajima, menyatakan bahwa jika yen terus menguat, sebagian investor ritel mungkin terpaksa menutup posisi long dolar, yaitu menjual dolar dan membeli yen, yang selanjutnya akan memperkuat tren penguatan yen. Pasar opsi juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam spekulasi penguatan yen. Data CME menunjukkan bahwa opsi jual dolar/yen paling aktif diperdagangkan pada Selasa adalah opsi jual dengan harga eksekusi 142,86 yang jatuh tempo November; volume opsi jual dolar/yen yang jatuh tempo akhir tahun melebihi tiga kali lipat volume opsi beli. Pasar saat ini secara utama memperkirakan dolar/yen akan turun menuju kisaran 150 hingga 152, dan beberapa opsi 12 bulan bahkan memperkirakan penurunan hingga 140. Sementara itu, Wall Street masih memiliki perbedaan pendapat mengenai arah selanjutnya dari yen. Sebagian strategis berpendapat bahwa ruang bagi Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut terbatas, dan dolar/yen yang mendekati 150 mungkin menghadapi hambatan kebijakan; sementara beberapa lembaga lain berpendapat bahwa jika Bank of Japan memberikan sinyal lebih lanjut tentang kebijakan ketat, ditambah dengan kemungkinan percepatan repatriasi dana luar negeri oleh eksportir Jepang, yen masih memiliki ruang untuk menguat lebih lanjut. Fokus pasar saat ini beralih ke jalur kebijakan Federal Reserve dan Bank of Japan. Jika yen terus menguat, posisi long dolar dan short yen yang besar dari investor ritel Jepang berpotensi berubah dari kekuatan yang menekan yen menjadi bahan bakar penutupan posisi yang mendorong penguatan yen.
Investor ritel Jepang Memegang Posisi Pendek Senilai ¥23,5 Miliar Amid Currency Rally
MarsBitBagikan
Investor ritel Jepang memegang posisi pendek bersih sebesar 3,61 triliun yen ($23,5 miliar) hingga akhir Agustus 2026, tertinggi sejak 2015. Rally pasar yen telah memperkuat tekanan margin pada posisi-posisi ini. Pedagang ritel biasanya menjual saat yen menguat, tetapi kenaikan berkelanjutan dapat memaksa penutupan posisi dolar panjang, mendorong yen lebih tinggi. Data CME menunjukkan opsi bearish USD/JPY mendominasi, dengan put tiga kali lebih banyak daripada call. Harga pasar menunjukkan penurunan ke kisaran 150–152, dengan beberapa taruhan pada 140. Para analis masih terpecah, sebagian memperhatikan resistensi kebijakan di dekat 150, sementara yang lain memantau sinyal yang lebih ketat. Di tengah ini, altcoin yang perlu diawasi dapat mengalami perubahan karena realokasi modal.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.